Sabtu, 17 Des 2016 17:15 WIB

Meski Tak Dipakai, Paparan Cahaya Gadget pada Anak Tetap Bisa Ganggu Tidur

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Apa sih yang dikhawatirkan orang tua jika anak atau remaja memiliki ponsel dan tablet sendiri atau ada televisi di kamarnya? Salah satunya adalah waktu tidur yang jadi lebih larut.

Sebuah studi baru menegaskan penggunaan alat elektronik, baik itu ponsel, tablet maupun komputer tak hanya akan mengurangi jam tidur anak, tetapi juga menurunkan kualitas tidur mereka.

Hal ini telah dipastikan peneliti dari dari King's College London dengan menganalisis 20-an studi yang berlangsung antara tahun 2011-2015. Studi-studi ini melibatkan sedikitnya 125.198 anak berusia rata-rata 14,5 tahun.

Hasilnya, partisipan tidak hanya kurang tidur tetapi juga cenderung mudah mengantuk di siang hari atau di saat pelajaran berlangsung.

Baca juga: Kurang Tidur dan Suka Begadang, Anak Berisiko Kegemukan Saat Dewasa

Yang perlu dipahami, akar permasalahannya terletak pada perangkat yang digunakan. Peneliti menemukan, efek kurang tidur dan ngantuk di siang hari tetap terlihat pada anak atau remaja yang tidak menggunakan perangkatnya di malam hari.

"Selain menunda jam tidur mereka, cahaya yang dipancarkan dari perangkat ini juga mempengaruhi ritme sirkadian mereka," jelas ketua tim peneliti Dr Ben Carter seperti dilaporkan CNN.

Fakta senada juga terungkap dari hasil polling yang dilakukan National Sleep Foundation AS. Di tahun 2013, 72 persen anak dan 89 persen remaja memiliki sedikitnya satu perangkat komunikasi di kamarnya. Sebagian besar dipergunakan di jam-jam menjelang tidur.

Menurut peneliti, ada satu hormon spesifik yang berkaitan dengan pola tidur anak, yaitu melatonin. Hormon ini berperan penting dalam memacu kantuk. Akan tetapi paparan cahaya dari ponsel ataupun televisi menghambat pelepasan hormon, dan mengganggu siklus tidur si anak.

Padahal tidur sifatnya vital bagi anak-anak karena berpengaruh langsung terhadap perkembangan otak dan kesehatannya. Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, Dr Neil Kline dari American Sleep Association mengatakan ada beberapa hal mendasar yang bisa dipraktikkan:

1. Kamar harus senyap
Itu berarti kamar anak atau remaja baiknya terbebas dari hal-hal yang bisa mengganggu tidurnya, semisal perangkat elektronik, televisi, termasuk hewan peliharaan. Tak hanya itu, National Sleep Foundation juga berpesan tiap anak harus berhenti main gadget setidaknya 30 menit menjelang tidur.

2. Membatasi paparan cahaya dan suara menjelang tidur dan membuat suasana rumah menjadi temaram.

3. Menghindari konsumsi makanan atau minuman yang bisa memberikan stimulasi seperti kafein dan nikotin.

4. Tidak melakukan latihan fisik terlalu dekat dengan jam tidur. Selain itu, otak juga harus diistirahatkan dari beban pikiran.

Baca juga: Hal-hal Ini Perlu Diterapkan Agar Anak Tidak Main Gadget Melulu (lll/vit)