Selasa, 17 Jan 2017 19:05 WIB

Dicap 'Gemuk' Sejak Kecil, Anak Berisiko Makin Obesitas Saat Dewasa

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Saat berbicara dengan anak-anak, terutama yang berkaitan dengan masalah fisik dan kesehatan, orang tua sepatutnya lebih berhati-hati. Studi ungkap anak yang dicap dengan sebutan 'gemuk' sejak kecil, justru lebih berisiko jadi obesitas saat dewasa kelak.

Menurut para peneliti, rasa tidak percaya diri dan tak nyaman yang muncul pada anak dapat membuatnya justru mengalihkan pikirannya pada makanan alias comfort eating. Hal inilah yang kemudian membuat anak berisiko menjadi semakin gemuk.

Dalam penelitian ini, ilmuwan Eric Robinson dari Liverpool University melakukan pengkajian terhadap dua studi besar terkait perkembangan dan pertumbuhan anak. Studi pertama yakni Longitudinal Study of Australian Children, yang melibatkan sekitar 4.983 anak berusia 14-15 tahun.

Baca juga: Ayo Main di Luar Agar Anak-anak Tidak Kegemukan

Ditemukan bahwa anak yang dicap kegemukan sejak berusia 4-5 tahun, mengalami kenaikan berat badan lebih banyak di tahun-tahun berikutnya, karena ia sudah merasa bahwa dirinya gemuk dan sudah sepatutnya seperti itu.

Studi lainnya yang dilakukan di Irlandia dengan melibatkan sekitar 8.658 anak berusia 9 tahun juga demikian. Peneliti menemukan bahwa ketika anak dicap kegemukan saat berusia 9 tahun, mereka mengalami kenaikan berat badan lebih banyak saat menginjak usia 13 tahun.

"Disimpulkan bahwa anak-anak yang orang tuanya menganggap mereka kelebihan berat badan dan kegemukan, cenderung justru mengalami kenaikan berat badan terus-menerus," ungkap Robinson, seperti dikutip dari Daily Mail.

Baca juga: Ini Alasannya Kamar Tidur Anak Sebaiknya Tak Dilengkapi Televisi (ajg/vit)