Senin, 15 Mei 2017 18:09 WIB

Ingat, IQ Bukan Satu-satunya Penentu Kesuksesan Anak

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Masih banyak orang tua yang menjadikan IQ (intelligence quotient) sebagai tolok ukur kesuksesan anak di masa depan. Padahal hal tersebut bukanlah jaminan.

"Jadi IQ itu sejenis alat ukur kapasitas kecerdasan seseorang. Tapi penelitian nggak ada yang bisa memastikan kalau IQ anak Anda tinggi dia akan berhasil di masyarakat," ucap Dr Rose Mini A Prianto MPsi atau akarab disapa Bunda Romi ini.

Mengutip pernyataan Dr Howard Gardner, Bunda Romi mengatakan bahwa kecerdasan anak tidak hanya dapat dikur melalui satu aspek. Namun, mesti pula diukur dari berbagai macam aspek yang dikenal sebagai multiple intelligence. Hal itu ia sampaikan dalam acara 'Platinum Kids Olympics For Morinaga Allergy Week' di Lapangan Aldiron, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (14/5/2017).

Baca juga: Cari Suami Tak Perlu Pintar, Kecerdasan Anak Turun Dari Ibu

Bunda Romi menjelaskan orang tua sebaiknya menstimulasi semua kecerdasan anak secara maksimal. Dengan begitu orang tua dapat mengetahui di mana letak kekurangan sang anak yang sebaiknya lebih dioptimalkan.

"Makanya orang tua stimulasi semua kecerdasan bukan hanya satu. Sebab kita nggak tahu kecerdasan mana yang dapat membuat anak sukses," sambung wanita berambut pendek ini.

"Orang tua paling sering menstimulasi logical mathematical. Padahal penelitian pada orang sukses mereka nggak mendapatkan ranking satu atau nilai matematika yang bagus," pungkas Bunda Romi.

Baca juga: Lebih Banyak Waktu di Sekolah Dapat Tingkatkan IQ

(rdn/vit)