Kisah Miley, Bayi yang Perutnya Bengkak Sejak Masih di Kandungan

Kisah Miley, Bayi yang Perutnya Bengkak Sejak Masih di Kandungan

- detikHealth
Selasa, 31 Mar 2015 16:10 WIB
Kisah Miley, Bayi yang Perutnya Bengkak Sejak Masih di Kandungan
Norwich, UK -

Stacey Skinner hanya bisa terkejut lalu pasrah saat diberitahu putranya akan lahir dengan perut sebesar bola sepak. Bahkan dokter memperkirakan si kecil mungkin tak akan hidup lama setelah dilahirkan.

Kehamilan Stacey baik-baik saja hingga ia menjalani scan 4D di usia kehamilannya yang memasuki 28 minggu. "Semua orang yang ada di ruangan itu langsung terdiam begitu melihat perut bayi saya yang begitu besar, sebesar bola untuk sepak bola," ungkapnya.

Menurut dokter, calon bayi Stacey mengalami hernia sebanyak dua kali karena tekanan pada tubuhnya. Itulah mengapa kemudian perut bayi ini membesar. Pada saat yang bersamaan, dokter mengatakan kondisi si bayi sangat buruk sehingga kalaupun dilahirkan, umurnya mungkin takkan lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maka dari itu menjelang hari persalinan, Stacey bukannya gembira, sebab ia mulai merencanakan upacara pemakaman putranya.

Akhirnya tiba pada hari kelahiran si kecil. Saat itu tim dokter harus menyedot 400 mililiter cairan dari dalam perut si bayi lalu mengeluarkannya dari rahim sang ibu lewat operasi Caesar.

Bayi yang dilahirkan Stacey berjenis kelamin laki-laki. Ia kemudian diberi nama Miley. "Setelah cairannya dikeluarkan, tubuh Miley tampak sama kecilnya dengan bayi prematur lain, namun perutnya tetap besar," lanjut Stacey.

Baca juga: Udel Bayi Keluar dan Membesar, Tanda Hernia

Untuk memastikan kondisi Miley, ia terpaksa harus menginap lebih lama di rumah sakit. Tiga bulan lamanya Miley tinggal di Norfolk and Norwich University Hospital dan mendapatkan perawatan intensif, bahkan diawasi tiap jamnya.

Di minggu-minggu pertama, Miley harus diberi obat dengan dosis 25 mililiter sebanyak dua kali dalam sehari untuk mengurangi kelebihan cairan dalam perutnya. Kondisi Miley sempat mulai membaik, hingga suatu ketika tim dokter memberinya obat dengan media air susu.

Tak tahunya, tubuh Miley memperlihatkan reaksi alergi dan tampak bentol-bentol merah di sekujur tubuhnya. Saat itulah dokter mengetahui bahwa bocah ini alergi pada susu sapi. Untuk itu tiga bulan kemudian, ketika Miley diperbolehkan pulang, dokter meminta agar Stacey selektif memilih makanan untuk Miley.
 
"Berkat penanganan tim medis, pembengkakan di perut Miley mengempes. Perutnya memang tampak lebih bulat ketimbang bayi lain, tapi setidaknya ia bisa bertahan," tandas Stacey.

Miley diketahui mengidap kondisi yang disebut dengan 'chylous ascites', di mana tubuhnya berhenti mencerna lemak tertentu, lantas menyimpannya sebagai cairan. Selain langka, kondisi ini juga sangat buruk sehingga bila si kecil dilahirkan, ia mungkin takkan bisa hidup lebih lama.

Namun Miley membuktikan bahwa ia bisa bertahan. Hanya saja kelak Miley tak bisa memakan segala sesuatu yang mengandung lemak atau protein susu sapi seperti pada susu dan keju.

Ini untuk mencegah perutnya membengkak kembali dan juga hernia. "Ia tak bisa minum susu atau makanan apapun yang normalnya diberikan pada bayi. Kami cukup kewalahan, karena makanannya hanya sebatas daging ayam, ikan, putih telur, pasta dan sayur-mayur," ujar Stacey seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (31/3/2015).

Baca juga: Mengenal Sirosis Hepatik, Penyebab Perut Bayi Akilah Membengkak

(lil/vta)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads