Wow, Wanita-wanita Ini Berulang Kali Melahirkan Bayi Kembar (2)

Wow, Wanita-wanita Ini Berulang Kali Melahirkan Bayi Kembar (2)

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 17 Sep 2015 15:03 WIB
Wow, Wanita-wanita Ini Berulang Kali Melahirkan Bayi Kembar (2)
Ilustrasi (Foto: Purestock)
Jakarta - Wanita dengan kemampuan melahirkan anak kembar biasanya memiliki bakat genetik atau turunan dari keluarga besarnya. Jadi bisa dirunut, apakah dalam pohon keluarganya sudah pernah ada yang melahirkan anak kembar atau tidak sebelumnya.

Tetapi bila sampai ada yang melahirkan anak kembar lebih dari satu kali dan secara alami, hal itu tentulah menjadi suatu hal yang langka sekaligus menyenangkan. Berikut nama-nama wanita yang dikenal luas karena melahirkan kembar lebih dari satu kali, seperti dirangkum detikHealth, Kamis (17/9/2015).

Baca juga: Rahasia si Kembar, Mana Kakak Mana Adik?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Karen Rodger
Pada bulan Juni 2013 lalu, Karen baru saja melahirkan bayi kembar perempuan lewat bedah caesar. Keduanya diberi nama Rowan dan Isla. Siapa sangka, bayi kembar perempuan ini merupakan pasangan kembar ketiga dalam keluarga Karen.

Sebelumnya Karen telah melahirkan dua pasang anak kembar, masing-masing Lewis dan Kyle, serta Finn dan Yudas. Kesemuanya berjenis kelamin laki-laki dan telah beranjak remaja. Jarak antara pasangan kembar pertama-kedua dengan yang ketiga mencapai 10 tahun lebih.

Namun Karen sama sekali tak menyangka harapannya untuk mendapatkan anak perempuan akan diganjar dengan keajaiban seperti ini. Tak hanya satu, ia bahkan diberi dua sekaligus. Kemungkinan untuk memiliki tiga pasang anak kembar secara alami seperti ini hanya sebesar 1:500.000 kelahiran.

Tiga pasang anak kembar Karen: Lewis-Kyle, Finn-Yudas dan Rowan-Isla (Foto: PA Images)

2. Stacey Wright
Sama halnya dengan Carla, Stacey berhasil melahirkan dua pasang anak kembar hanya dalam kurun 14 bulan saja. Padahal saat itu usia wanita asal Kent itu juga baru genap 29 tahun.

Anak kembar pertama Stacey lahir pada bulan April 2010 dan berjenis kelamin laki-laki, masing-masing diberi nama Harry dan Oscar. Setelah itu ia dan suaminya, Peter memutuskan tidak menambah anak lagi karena serviks Stacey bermasalah. Ia juga rutin meminum pil KB.

Tapi tak tahunya pada bulan Januari 2011, Stacey dinyatakan hamil lagi. Dan yang tak kalah mengejutkan bayi yang dikandung Stacey lagi-lagi adalah kembar. Kembar kedua ini berjenis kelamin perempuan, dan diberi nama Annie dan Eliza. Peluang untuk mendapatkan dua pasang anak kembar dalam waktu berdekatan seperti Stacey ini diperkirakan hanya 1:700.000 saja.

Dua pasang anak kembar Stacey: Harry-Oscar (dipangku Peter) dan Annie-Eliza (Foto: Worldwide Features)

3. Annie Gladstone
Annie melahirkan anak kembar pertamanya saat masih berusia 17 tahun. Keduanya merupakan kembar non-identik dan diberi nama Lillie dan Jayden. Kemudian saat usia Annie memasuki angka 21, ia kembali melahirkan bayi kembar laki-laki, tepatnya pada bulan Oktober 2014.

Anak kembar kedua Annie lantas diberi nama Georgie dan Frankiee. Ia pun dinobatkan sebagai wanita termuda di Inggris yang melahirkan bayi kembar dua kali berturut-turut. Hebatnya, baik Annie maupun pasangannya, Rich Porter, tidak memiliki riwayat lahir kembar dari keluarganya masing-masing, namun mereka bisa menghasilkan dua pasang anak kembar, bahkan tanpa bantuan apapun.

Dua pasang anak kembar Annie: Lillie-Jayden (duduk) dan Georgie-Frankiee (Foto: SWNS)

4. Afat Ajasch
Maret lalu, wanita asal Hadera, Israel ini melahirkan bayi kembar non-identik yang kemudian diberi nama Yasmin dan Chamden. Namun belakangan terungkap bahwa Afat sebelumnya sudah memiliki dua anak kembar. Ketiga pasang bayi ini juga dilahirkan hanya dalam kurun empat tahun saja. Padahal usia Afat saat melahirkan anak kembar ketiganya masih tergolong muda, yakni 26 tahun.

Kabarnya dua pasang anak kembar yang dimiliki Afat lainnya juga merupakan kembar non-identik. Menurut kepala unit bersalin di rumah sakit yang membantu persalinan Afat, peluang seorang ibu untuk bisa melahirkan kembar sampai tiga kali berturut-turut seperti ini hanyalah 1:5 juta kejadian.

Ilustrasi (Foto: Thinkstock/oksun70)
(lll/vit)

Berita Terkait