Senin, 16 Nov 2015 09:05 WIB

Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi, Perlukah Ingus Disedot Orang Tuanya?

Sharon Natalia - detikHealth
Foto: The New Zealand Herald
Jakarta - Orang dewasa saja begitu tersiksa saat mengalami pilek dan hidung tersumbat, apalagi bayi. Tak ingin si kecil berlama-lama tersiksa, beberapa orang tua menyedot langsung ingus dari hidung si kecil. Padahal cara ini tidak disarankan.

"Sebenarnya menyedot ingus secara manual sangat tidak dianjurkan karena kita tidak tahu seberapa kuat proses penyedotannya, jika berlebihan bisa menyebabkan infeksi. Jadi sangat tidak dianjurkan," tutur dr Dita Elvina, Koordinator Instalasi Gawat Darurat dari Brawijaya Children and Women Hospital, beberapa waktu lalu dan ditulis pada Senin (16/11/2015).

Baca juga: Berbahayakah Jika Ingus Tertelan Tanpa Disengaja?

Ketimbang menyedot langsung ingus bayi, dr Dita menyarankan agar orang tua melakukan inhalasi pada anak dengan memberikan uap agar slem atau riak lebih encer. Untuk penanganan sederhana di rumah, imbuh dr Dita, bisa menggunakan terapi herbal dan aroma seperti minyak dan balsem yang sesuai dengan usia.

Bisakah menggunakan air hangat yang ditaburi garam dan ditaruh di dekat bayi? "Tidak, sangat tidak dianjurkan. Ini mengantisipasi airnya akan mengenai anak yang nantinya akan berakibat fatal seperti luka karena air panas," tambah dr Dita.

Menaruh potongan bawang merah di beberapa titik di kamar, menurut dr Dita juga bisa dilakukan. Karena gunanya untuk membantu pengenceran riak supaya tidak mengganggu pernapasan.

Baca juga: Membedakan Ingus Biasa dan Ingus yang Terinfeksi

Berikut ini saran dr Dita untuk penanganan hidung tersumbat pada anak:

1. Posisi tidur anak jangan telentang. Untuk bayi sebaiknya digendong dan ditidurkan di dada. Sedangkan untuk anak umur 3-5 tahun ditidurkan dengan posisi 30 derajat.
2. Lakukan terapi cairan untuk anak.
3. Atur suhu ruangan senyaman mungkin, jangan terlalu dingin dan jangan terlalu panas. (vit/vit)