Minggu, 07 Agu 2016 09:05 WIB

Ini Pentingnya Memberikan Vaksin Hepatitis B pada Bayi Baru Lahir

Martha HD - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Virus hepatitis B 10 kali lipat lebih menular dari virus hepatitis C. Karena itu prevalensi hepatitis B di masyarakat lebih banyak dari hepatitis C. Untuk itu penting bagi bayi baru lahir mendapatkan vaksin hepatitis B.

"Bila ibu mengalami hepatitis B, maka anak harus diberikan vaksin sebelum 12 jam setelah dilahirkan. Maka dari itu, ibu harus tahu kondisinya saat hamil," kata dr Irsan Hasan, SpPD, KGEH dari RS Cipto Mangunkusumo saat ditemui dalam seminar awam 'Hepatitis C Dapat Disembuhkan, Mitos atas Fakta?' di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2016).

Jika berdasar hasil laboratorium ibu hamil diketahui positif HbsAg, dan jika 90 persen positif HbsAg dan HbeAg maka berisiko tinggi menularkan penyakitnya kepada janinnya. HBsAg merupakan Hepatitis B Surface Antigen, ini adalah pertanda infeksi virus hepatitis B yang bisa dideteksi 2 minggu sampai 2 bulan sebelum adanya gejala klinis.

Baca juga: Mana yang Paling Menular: Hepatitis A, B atau C?

Sementara HbeAg merupakan penanda yang menunjukan besarnya peluang seseorang dengan virus hepatitis B di tubuhnya untuk menularkannya kepada orang lain.

Di kesempatan yang sama, Dr dr Hanifah Oswari, Sp.(K) menambahkan pada orang dewasa, imunitasnya sudah bagus. Tapi pada bayi imunitasnya tidak cukup bagus. Sehingga, kalau seseorang terkena hepatitis B sejak bayi, imun tubuh tidak menganggap virus itu sebagai musuh.

"Sudah dianggap sebagai kawan. Karena sejak dini sudah ada di dalam tubuh," ujar dr Hanifa yang juga staf Gastroenterohepatologi FKUl/ RSCM.

Baca juga: Kenali! Ini Bedanya Hepatitis A, B, C, D dan E

(vit/vit)