Ini 'Ajaibnya' Kandungan ASI Saat Anak 1 Tahun, Masih Penuh Gizi!

Ini 'Ajaibnya' Kandungan ASI Saat Anak 1 Tahun, Masih Penuh Gizi!

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 23 Mar 2017 12:03 WIB
Ini Ajaibnya Kandungan ASI Saat Anak 1 Tahun, Masih Penuh Gizi!
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Tak sedikit orang beranggapan bahwa ASI hanya baik diberikan pada anak sampai mereka berusia setahun. Lebih dari itu, ASI disebut-sebut sudah tak lagi bernutrisi.

Pernyataan ini ditampik oleh dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM dari Sentra Laktasi Indonesia (SELASI). Menurutnya, berbagai studi justru membuktikan bahwa ASI tetap dibutuhkan anak, meski mereka sudah berusia di atas setahun.

"Anak sudah berusia setahun, konsumsi ASI masih memenuhi 29 persen kebutuhan energinya. Juga 43 persen kebutuhan protein anak lho," ujar dr Utami dalam workshop jurnalis 'Infant and Young Child Feeding' yang diadakan di Intercontinental MidPlaza Jakarta, Rabu (22/3/2017).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Standar 'Emas' Makanan Bayi: IMD, ASI Eksklusif dan MPASI Bergizi

Selain itu dr Utami juga menyebutkan bahwa dalam 448 ml ASI, sekitar 33 persen kebutuhan kalsium anak berusia dua tahun juga masih terpenuhi. Bahkan 75 persen kebutuhan vitamin A anak berusia satu hingga dua tahun juga masih bisa dipenuhi oleh konsumsi ASI.

"Bahkan 94 persen kebutuhan vitamin B12 anak berusia satu sampai dua tahun itu masih bisa dipenuhi melalui ASI ibunya. Jadi bagaimana bisa dibilang ASI tidak bernutrisi lagi kalau anaknya sudah di atas setahun?" imbuh dr Utami.

Fakta lainnya, konsumsi ASI pada anak berusia di atas setahun juga membantu memenuhi 76 persen kebutuhan folatnya, serta 60 persen kebutuhan vitamin C anak. Maka dari itu, pemberian ASI pada anak di atas setahun pun disebutkan oleh dr Utami menjadi hal yang patut dilakukan.

"Jadi ASI sebaiknya memang diberikan dua tahun atau lebih, bukan cuma setahun saja kalau bisa. Bahkan mau diusulkan sampai tiga tahun. Tapi ya minimal tidak kurang dari dua tahun ya," pesan dr Utami.

Baca juga: Jangan Mau Dilewatkan! Ini Lho Ruginya Jika Ibu dan Bayi Tak Dapat IMD


(ajg/up)

Berita Terkait