Selasa, 02 Mei 2017 20:01 WIB

Wow! Ibu Ini Lahirkan Bayi 5,8 Kg Lewat Persalinan Normal

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Ibu bernama Kelly Corsetti ini melahirkan bayinya dengan persalinan normal pada Jumat (28/4) lalu. Selain bahagia, ada hal yang membuat Kelly tak percaya. Ya, bobot bayinya 5,8 kg! Besar sekali ya.

Si bayi yang diberi nama Valentino Francisco Corsetti bahkan disebut sebagai bayi terbesar yang lahir di Sutter Davis Hospital. Disebutkan, Kelly berhasil melahirkan Valentino setelah 2 jam bergumul dengan kontraksi jelang persalinan. Namun, ia tak pernah menyangka mengetahui betapa besarnya bayinya.

"Suami saya berjalan ke arah timbangan bersama ipar saya dan saya hanya mendengar mereka tertawa dan berkata 'Ya Tuhan, dia tidak mungkin sebesar ini'. Mereka kemudian menghampiri saya dan memberi tahu berapa bobot bayi saya. Saya pun shock," kata Corsetti kepada Sacramento Bee dan dikutip dari Fox News.

Dokter yang menangani Corsetti, dr William Gilbert mengatakan bahwa Valentino adalah bayi kedua terbesar yang ia bantu proses persalinannya, selama 30 tahun praktik. Sementara, saudara ipar Corsetti yang tak lain bibi si bayi mengatakan keponakannya itu adalah bayi terbesar yang pernah dia lihat selama 20 tahun bekerja di RS.

Gilbert mengaku terkejut melihat Corsetti berhasil melahirkan bayinya yang super besar melalui persalinan normal. Meskipun, kedua anak Corsetti sebelumnya memang berbobot cukup besar saat lahir yakni 4,8 kg dan 4 kg.

Baca juga: Fakta-fakta Soal Bayi yang Lahir Super Gede

"Saudara ipar saya membuktikan bahwa dia bisa melahirkan bayi yang lebih besar, dengan persalinan normal. Terlebih, selama ini dia tidak mengalami komplikasi selama hamil dan tidak mengira anak ketiganya bisa sebesar ini," ujar saudara ipar Corsetti yang lain, Tiffany Allen.

Dikutip dari Babycenter, salah satu faktor yang paling berpengaruh untuk kasus bayi besar adalah genetika. Selain itu, kadar gula darah ibu yang tidak terkontrol selama hamil akibat mengalami diabetes gestational atau memang memiliki diabetes melitus juga turut berpengaruh.

Faktor lainnya adalah peningkatan risiko obesitas pada ibu hamil dan penambahan berat badan ibu yang terlalu besar selama hamil. Kemudian, bayi laki-laki disebut lebih sering memiliki berat badan besar dibandingkan anak perempuan. Nah, jika ibu pernah melahirkan bayi dengan berat badan besar, maka ada kecenderungan kehamilan berkutnya juga memiliki bayi besar.

Meski demikian, ada beberapa faktor yang tidak dapat dijelaskan dan dapat memengaruhi berat badan bayi yang dikandung. Risiko memiliki bayi dengan berat badan besar tentu akan mempengaruhi proses persalinan seperti:

- Ada kemungkinan ibu yang melahirkan mengalami peningkatan robek perineum
- Kehilangan darah yang lebih banyak atau kerusakan pada tulang selangka (tulang ekor)
- Ada juga kemungkinan kecil bayi mengalami distosia bahu, yaitu saat bahu bayi terjebak setelah kepalanya berhasil keluar.

Baca juga: Ketika Kru dan Penumpang Bantu Kelahiran Bayi di Pesawat (rdn/vit)
News Feed