Kamis, 24 Feb 2022 12:00 WIB

Kemenkes Ungkap Perbandingan Data Kematian COVID Setelah Vaksin Ke-1, 2, 3

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Warga di Dieng Batur, Banjarnegara, antusias ikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 massal. Seperti diketahui, vaksinasi gencar dilakukan demi capai herd immunity. Ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Vaksinasi COVID-19 ketiga untuk kelompok rentan hingga masyarakat umum sudah dimulai sejak awal Januari 2022. Pelaksanaan dilakukan seiring dengan temuan varian Omicron, yang juga belakangan memicu lonjakan kasus COVID-19.

Kementerian Kesehatan RI mengungkap data kematian COVID-19 sejak Omicron meninggal banyak terjadi pada lansia dan pengidap komorbid. Lansia berisiko 3,84 kali lebih tinggi, sementara pengidap komorbid berisiko meninggal 3,53 kali lebih besar ketimbang kelompok lain.

Bagaimana mereka yang sudah divaksinasi?

Sayangnya, mereka yang baru mendapatkan satu dosis vaksin COVID-19 hanya berkurang risiko kematiannya sebesar 11 persen. Jauh berbeda dengan kelompok yang sudah divaksinasi lengkap, atau bahkan booster.

Berikut perbandingannya:

  • Risiko kematian berkurang 11 persen pada penerima 1 dosis vaksin
  • Risiko kematian berkurang 67 persen pada penerima 2 dosis vaksin
  • Risiko kematian berkurang 91 persen pada penerima 3 dosis vaksin

Data tersebut dihimpun RS Online, NAR, dan P Care per 21 Januari 2022 hingga 19 Februari 2022. Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Nadia sebelumnya menyarankan agar masyarakat yang termasuk kelompok rentan segera melanjutkan vaksinasi COVID-19 lengkap dilanjutkan vaksinasi booster.

Sementara mereka yang belum melanjutkan vaksinasi dosis kedua lebih dari enam bulan, wajib mengulangi vaksinasi sedari awal.



Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)