Senin, 05 Mar 2018 10:35 WIB

Makan Satu Buah Alpukat Setiap Hari Bantu Kontrol Tekanan Darah

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Manfaat buah alpukat satu persatu mulai diteliti secara ilmiah. Yang terbaru, alpukat dipercaya bisa membantu mengontrol tekanan darah. Foto: Thinkstock Manfaat buah alpukat satu persatu mulai diteliti secara ilmiah. Yang terbaru, alpukat dipercaya bisa membantu mengontrol tekanan darah. Foto: Thinkstock
Jakarta - Manfaat buah alpukat untuk kesehatan satu persatu mulai diteliti secara ilmiah. Yang terbaru, alpukat dipercaya bisa membantu mengontrol tekanan darah.

Peneliti dari Department of Nutritional Sciences, Pennsylvania State University, melakukan penelitian kepada 45 orang yang mengidap obesitas. Mereka diminta untuk menambahkan porsi alpukat dalam menu makanan harian, satu buah per hari.

Baca juga: Ini Manfaat Rutin Makan Alpukat pada Pasien dengan Gangguan Ginjal

Hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American Heart Association menemukan bahwa konsumsi satu buah alpukat dapat menurunkan tekanan darah hingga 13,5 mm/Hg. Dikatakan peneliti, jika konsumsi alpukat dilakukan secara rutin, dan menerapkan pola diet sehat, pasien hipertensi stadium ringan bisa tidak perlu lagi mengonsumsi obat-obatan.

"Kadar lemak tak jenuh dalam buah alpukat sangat tinggi. Konsumsi buah alpukat secara teratur bisa mengenyahkan kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh," tutur peneliti, dikutip dari CNN.

Tak hanya itu, peneliti juga menemukan bahwa konsumsi alpukat secara rutin mampu menjaga efektivitas insulin. Hal ini sangat bermanfaat bagi para pengidap diabetes tipe 2, atau bahkan pasien pradiabetes.

Nutrisionis Jansen Ongko, MSc, RD, mengatakan tubuh membutuhkan sekitar 20-35 persen lemak untuk mencukupi kebutuhan harian. Nah, alpukat merupakan salah satu sumber lemak nabati yang sehat.

Sementara itu, sumber lemak nabati lainnya yang dianjurkan yakni kacang-kacangan dan biji-bijian. Di sisi lain, lemak hewani yang dianjurkan Jansen di antaranya daging ikan, susu, yoghurt dan keju.

"Contoh sumber makanan yang tinggi akan kedua lemak tidak sehat ini adalah daging olahan seperti kornet, sosis, gorengan dan hampir seluruh jenis junk food," ungkap Jansen dalam bukunya: 'Fit Teens Diary'.

Baca juga: Fakta Menarik Tentang Alpukat yang Perlu Anda Tahu (mrs/up)
News Feed