Senin, 21 Mei 2018 22:00 WIB

Kenapa Sariawan dan Sakit Tenggorokan Rentan Terjadi di Bulan Puasa?

Firdaus Anwar - detikHealth
Sariawan bisa sangat mengganggu ibadah puasa. (Foto: Thinkstock) Sariawan bisa sangat mengganggu ibadah puasa. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -
Di bulan puasa orang-orang akan menahan diri tidak mengisi tubuhnya dengan nutrisi apapun selama sekitar 14 jam. Hal ini umumnya akan membuat kondisi mulut jadi lebih kering karena berkurang produksi liur dan hal ini yang sering jadi kekhawatiran sering diketahui sebagai penyebab bau mulut atau halitosis.
Tapi tahukah kamu selain bau mulut sebetulnya ada juga risiko masalah kesehatan mulut lain yang bisa meningkat di bulan puasa. Menurut Ketua Departemen Ilmu Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, risiko lain tersebut adalah sariawan dan sakit tenggorokan.
Alasannya karena saat berpuasa kondisi mulut yang kering ditambah jarang mengunyah akan membuat kuman jadi gampang berkembang biak. Ditambah dengan kebiasaan orang-orang sering mengonsumsi hidangan yang terlalu dingin atau panas saat berbuka, maka dinding mulut dan tenggorokan akan mudah teriritasi, luka, lalu terinfeksi.

"Makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin bisa memicu reaksi stres pada mukosa tenggorok sehingga kuman lebih mudah masuk," kata dr Fiastuti dalam temu media di Beranda Kitchen, Jakarta, Senin (21/5/2018).
Educator Mundipharma dr Mery Sulastri menambahkan untuk menghindari risiko masalah di rongga mulut tersebut seseorang bisa memilih-milih makanan yang tepat untuk berbuka dan sahur. Sebagai contoh selain memilih hidangan yang sesuai dengan suhu tubuh sebaiknya hindari juga makanan yang berminyak dan keras.
"Pada saat kita sahur atau buka supaya risiko sakit tenggorok berkurang hindari makanan yang keras. Jadi kita harus berbuka dengan misalnya sup-supan yang lunak. Kan mulut kita kering tenggorok juga kering," kata dr Mery.
"Kalau kita makan gorengan itu bisa menyebabkan iritasi. Tenggorok kita luka kemudian virus dan kuman akan masuk dari sana," pungkasnya.



(fds/fds)
News Feed