Hirsutisme adalah suatu kondisi tumbuhnya rambut secara berlebihan pada tubuh dan wajah yang biasanya dimiliki oleh laki-laki tapi terjadi pada perempuan. Hal ini kemungkinan timbul akibat kelebihan hormon yang disebut androgen dan hormon utamanya adalah testosteron. Selain itu faktor keturunan atau etnis kemungkinan juga memainkan peran, karena jumlah rambut yang tumbuh ditentukan oleh faktor genetik.
Kondisi hirsutisme dapat dianggap sebagai gejala dan bukan suatu penyakit, karena kemungkinan menjadi pertanda adanya masalah medis yang lebih serius terutama jika berkembang lebih pesat setelah pubertas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika hirsutism disebabkan oleh kadar androgen yang tinggi kemungkinan menunjukkan tanda-tanda lain seperti suara yang berat, jerawat, botak, pigmen rambut yang kasar, penurunan ukuran payudara, pembesaran klitoris dan peningkatan massa otot. Sebaiknya mencari pertolongan medis jika kondisi semakin memburuk dan diikuti oleh periode menstruasi yang tidak teratur.
Beberapa faktor risiko bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan kondisi ini yaitu riwayat keluarga yang memiliki congenital adrenal hyperplasia atau sindrom ovarium polikistik dan faktor etnik. Perempuan etnis Meditarenia, Timur Tengah dan Asia Selatan lebih memungkinkan memiliki hirsutisme idiopatik.
Hirsutism sendiri tidak menyebabkan komplikasi fisik, tapi ketidakseimbangan hormon ini dapat memicu timbulnya masalah.
Penderita hirsutisem lebih banyak mengalami masalah secara emosional, seperti stres karena merasa kurang feminin, mengganggu penampilan sehingga mempengaruhi kepercayaan diri serta merasa depresi karena kondisinya berbeda dengan orang lain.
Perawatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rambut berlebih ini melalui terapi elektrolisis, terapi laser dan terapi obat seperti obat anti-androgen, pil kontrasepsi dan krim topical untuk menghambat pertumbuhan rambut.
(ver/ir)











































