Peneliti dari Universitu of Turku dan Aalto University di Finlandia serta Sweden's University of Skovde mempelajari tentang bukti adanya hipnotis. Para peneliti mengungkapkan bahwa kunci dari hipnotis adalah di mata, seperti dikutip dari ibtimes.com, Selasa (6/12/2011).
Para peneliti mengungkapkan hasil ini bisa menjadi solusi dari perdebatan mengenai hipnotis. Untuk lebih spesifiknya peneliti menyebutnya dengan eye known glazed (mata yang terbuka lebar).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam studi ini peneliti menggunakan metodologi resolusi tinggi untuk eye-tracking yang bisa memicu perilaku mata otomatis.
Hasil yang didapatkan ini memiliki konsekuensi yang lebih luas dalam bidang ilmu psikologi dan ilmu saraf kognitif yang menunjukkan adanya keadaan sadar yang belum dikonfirmasi secara ilmiah.
Hipnosis memiliki sejarah yang panjang dan kontroversial dalam ilmu psikologi, psikiatri dan neurologi. Selama lebih dari 100 tahun para peneliti telah memperdebatkan apakah hipnosis benar-benar ada atau hanya sebuah strategi saja.
Sejauh ini kondisi hipnosis tidak pernah memiliki petunjuk yang menyakinkan, karena itu banyak peneliti menganggap kondisi hipnosis hanyalah sebuah mitos yang populer dalam psikologi.
Tapi hasil studi ini memberikan sedikit gambaran bahwa hipnotis bukanlah suatu mitos, meski belum diketahui lebih lanjut apa yang terjadi ketika seseorang dihipnotis.
(ver/ir)











































