Edukasi terhadap obat generik terus ditingkatkan, hal ini tidak hanya pada masyarakat tapi juga untuk dokter sehingga tahu obat apa saja yang sudah ada bentuk generiknya.
"Edukasi ini berupa kita infokan ke dokter bahwa item (obat) ini sudah ada bentuk OGB nya (obat generik berlogo)," ujar Tarcisius T Randy, Head of Marketing & Sales PT Dexa Medica, dalam acara kunjungan pabrik Dexa Medica di Palembang, Selasa (25/9/2012).
Tarcisius menuturkan saat ini sudah banyak dokter yang meresepkan obat generik berlogo, bahkan sekarang profesor pun mau meresepkan obat generik berlogo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obat generik memiliki kualitas yang sama dengan obat branded, ini karena ada beberapa hal yang membuat harga obat generik lebih murah dibanding dengan obat branded sehingga bisa menghemat biaya pengobatan, tapi tetap tidak mengurangi kualitas yaitu:
1. Kemasan obat generik berlogo sangat sederhana dan tidak berwarna-warni, biasanya kemasan dari obat generik berlogo ini sudah ditetapkan oleh pemerintah, misalnya hanya ada garis merah biru saja atau yang lain.
2. Obat generik diproduksi dalam jumlah besar serta unit yang banyak, kondisi ini membuat perusahaan membeli bahan baku dalam jumlah banyak yang tentu saja harganya menjadi lebih murah. Misalnya pada obat generik 1 kali produksi bisa untuk 3 bulan, tapi kalau obat branded misalnya hanya untuk 1 minggu.
3. Tidak ada seminar atau simposium yang dilakukan seperti halnya pada obat branded.
Dengan menggunakan obat generik berlogo akan membuat lebih banyak pasien yang bisa tertangani. Kini beberapa obat generik berlogo juga sudah ada yang mulai dilakukan uji klinis sehingga bisa lebih meyakinkan dokter mengenai mutu dan kualitasnya.
(ver/ir)










































