1. Terlalu gemuk untuk jadi ayah
(dok. ctv.ca)
|
Seorang ayah dengan berat badan lebih dari 163 kg harus kehilangan hak asuh atas kedua putranya setelah dokter mengatakan pada pengadilan bahwa ia terlalu gemuk untuk bisa merawat anak-anaknya.
Pria 38 tahun asal Ottawa, Kanada, yang tak disebutkan namanya ini harus berjuang di pengadilan untuk bisa mempertahankan hak asuh atas dua putranya yang berumur 5 dan 6 tahun. Pria itu pun kini harus menjalani program penurunkan berat badan bila ingin mendapatkan hak asuh.
2. Terlalu gemuk untuk terbang
Kenlie Tiggeman (dok. abc news)
|
Kenlie Tiggeman adalah penumpang gemuk yang menarik perhatian media karena pada bulan Mei lalu ia mengklaim bahwa maskapai Southwest mengatakan ia terlalu gemuk untuk terbang. Kini ia pun menggugat maskapai tersebut.
3. Terlalu gemuk untuk mengenakan gaun pengantin
Claire Donnelly (dok. swns)
|
Setelah menetapkan tanggal untuk hari besarnya, Claire Donnelly merasa senang saat memilih gaun pengantin. Wanita 31 tahun ini pun memesannya di butik Design in Gloucester. Tapi hatinya sangat hancur ketika pekerja butik mengatakan ia terlalu besar untuk mengenakan gaun pengantin.
4. Terlalu gemuk untuk dikremasi
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Jenazah obesitas telah menyebabkan kebakaran yang hampir saja menghancurkan sebuah krematorium di Austria. Penyidik percaya bahwa api membesar karena membakar lemak dari tubuh wanita yang memiliki berat badan hampir 200 kg, sehingga memblokir filter udara yang pada gilirannya menyebabkan sistem filter terlalu panas.
Petugas pemadam kebakaran mampu mengendalikan api, tetapi api sudah menyebabkan kerusakan cukup parah. Krematorium pun ditutup selama beberapa hari.
5. Keluarga yang terlalu gemuk untuk bekerja
(dok. daillymail)
|
Berat badan 4 orang ini bila digabungkan bisa mencapai 527 kg. Philip Chawner (53 tahun) dan istrinya Audrey (57 tahun) keduanya memiliki berat badan 152 lebih. Sementara putrinya Samantha (21 tahun) lebih dari 114 kg dan si bungsu Emma memiliki berat badan 108 kg.
Mereka sudah tidak bekerja selama 11 tahun dan mengklaim berat badannya karena kondisi yang turun-temurun. Padahal 'big family' ini menghabiskan waktunya sehari-hari di depan televisi.
Seorang ayah dengan berat badan lebih dari 163 kg harus kehilangan hak asuh atas kedua putranya setelah dokter mengatakan pada pengadilan bahwa ia terlalu gemuk untuk bisa merawat anak-anaknya.
Pria 38 tahun asal Ottawa, Kanada, yang tak disebutkan namanya ini harus berjuang di pengadilan untuk bisa mempertahankan hak asuh atas dua putranya yang berumur 5 dan 6 tahun. Pria itu pun kini harus menjalani program penurunkan berat badan bila ingin mendapatkan hak asuh.
Kenlie Tiggeman adalah penumpang gemuk yang menarik perhatian media karena pada bulan Mei lalu ia mengklaim bahwa maskapai Southwest mengatakan ia terlalu gemuk untuk terbang. Kini ia pun menggugat maskapai tersebut.
Setelah menetapkan tanggal untuk hari besarnya, Claire Donnelly merasa senang saat memilih gaun pengantin. Wanita 31 tahun ini pun memesannya di butik Design in Gloucester. Tapi hatinya sangat hancur ketika pekerja butik mengatakan ia terlalu besar untuk mengenakan gaun pengantin.
Jenazah obesitas telah menyebabkan kebakaran yang hampir saja menghancurkan sebuah krematorium di Austria. Penyidik percaya bahwa api membesar karena membakar lemak dari tubuh wanita yang memiliki berat badan hampir 200 kg, sehingga memblokir filter udara yang pada gilirannya menyebabkan sistem filter terlalu panas.
Petugas pemadam kebakaran mampu mengendalikan api, tetapi api sudah menyebabkan kerusakan cukup parah. Krematorium pun ditutup selama beberapa hari.
Berat badan 4 orang ini bila digabungkan bisa mencapai 527 kg. Philip Chawner (53 tahun) dan istrinya Audrey (57 tahun) keduanya memiliki berat badan 152 lebih. Sementara putrinya Samantha (21 tahun) lebih dari 114 kg dan si bungsu Emma memiliki berat badan 108 kg.
Mereka sudah tidak bekerja selama 11 tahun dan mengklaim berat badannya karena kondisi yang turun-temurun. Padahal 'big family' ini menghabiskan waktunya sehari-hari di depan televisi.
(mer/ir)