Bahkan beberapa atlet terkenal mengalami penyakit langka yang tidak dapat disembuhkan. Berikut adalah atlet-atlet terkenal yang tercatat berjuang melawan penyakitnya, seperti dilansir Healthline, Rabu (30/1/2013):
1. Lou Gehrig & Penyakit ALS
|
Foto: Healthline
|
ALS adalah penyakit langka yang sampai sekarang belum dapat disembuhkan. Penyebabnya hingga kini belum jelas, tetapi kemungkinan karena genetis atau keturunan. ALS mempengaruhi motor neuron yang menyebabkan penderitanya kesulitan menelan, berbicara atau bernapas.
2. Muhammad Ali & Penyakit Parkinson
|
Foto: Healthline
|
Meski harus berjuang melawan rasa sakitnya, Muhammad Ali masih tetap aktif hingga dirinya didaulat untuk menyalakan obor di Olimpiade 1996 dan menghadiri pelantikan Presiden Barack Obama. Dirinya juga aktif sebagai seorang aktivis untuk penelitian Parkinson dan mendirikan Muhammad Ali Parkinson Center pada tahun 1997.
3. Wilma Rudolph & Polio
|
Foto: Healthline
|
Polio telah merenggut harapan Rudolph untuk kembali berlaga di lintasan lari. Setelah menjalani pengobatan dan terapi yang intens, Rudolph sembuh dari kelumpuhan, namun kaki kirinya sedikit cacat hingga memerlukan alat penyangga khusus untuk berjalan.
4. Kareem Abdul Jabbar & Leukemia
|
Foto: Healthline
|
Abdul Jabbar bertahan dengan penyakitnya dan tetap bermain untuk tim basketnya 'Laker' , setahun setelah diagnosa. Akhirnya dia memutuskan berhenti menjadi atlet basket dan menjadi aktivis leukemia.
5. Martina Navratilova & Kanker Payudara
|
Foto: Healthline
|
Navratilova kemudian menjalani operasi pembedahan tumor dan harus melalui 6 minggu masa kemoterapi.
6. Hank Gathers & Cardiomyopathy Hypertrophic
|
|
Sebenarnya Gathers telah mengetahui kondisinya itu dan rutin mengonsumsi obat resep. Tetapi dia tidak mengambil obat di hari pertandingan karena khawatir mempengaruhi permainannya. 4 Maret 1990, Gathers kembali pingsan saat pertandingan dan meninggal beberapa menit kemudian.
7. Arthur Ashe & AIDS
|
|
Tahun berikutnya, Ashe didaulat menjadi ketua American Heart Association. Pada tahun 1992, Ashe mengumumkan bahwa dirinya memiliki AIDS dan menggunakan ketenarannya untuk berkampanye memerangi penyakit tersebut. Ashe kemudian meninggal pada tahun 1993 akibat AIDS yang terkait pneumonia.
8. Tim Howard & Sindrom Tourette
|
Foto: Healthline
|
Howard tetap aktif berlaga di lapangan hijau meski harus memerangi sindrom Tourette, gangguan neurologis yang ditandai dengan gerakan tak terkendali yang dapat berakibat fatal bagi seorang penjaga gawang. Howard telah belajar mengelola kondisi tersebut dan kini aktif sebagai aktivis Sindrom Tourette.
9. Venus Williams & Sindrom Sjogren
|
Foto: Healthline
|
Venus memutuskan mengubah diet dengan menghindari makanan berdaging. Ia akhirnya dapat kembali ke lapangan pada Februari 2012 dan berduet dengan saudara kandungya, Serena Williams.
Halaman 2 dari 10










































