Sabtu, 22 Jun 2013 07:57 WIB

Nyeri Otot Usai Olahraga Bisa Dicegah dengan Susu Fermentasi

- detikHealth
Foto: Getty
Kyoto - Nyeri otot sering kali dirasakan setelah seseorang melakukan aktivitas atau olahraga yang cukup berat. Namun tahukah Anda jika susu fermentasi bisa mencegah risiko nyeri otot usai berolahraga?

Peneliti di Graduate School of Life and Environmental Sciences, Kyoto Prefectural University, Jepang, melaporkan bahwa susu fermentasi bermanfaat bagi sistem regulasi kekebalan tubuh dan juga mengandung efek antihipertensi serta anti-tumorigenic.

Tim peneliti yang diketuai Masayo Iwasa ini sebelumnya telah menemukan bahwa Lactobacillus helveticus pada susu fermentasi dapat mencegah kerusakan otot yang disebabkan oleh latihan olahraga berat pada hewan percobaan. Hal ini disebabkan susu fermentasi bisa mencegah gangguan metabolisme glukosa yang berhubungan dengan kerusakan otot.

"Jadi, kali ini kami melakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh suplementasi susu fermentasi pada metabolisme glukosa yang berhubungan dengan kerusakan otot setelah aktivitas berat pada manusia," jelas Iwasa seperti dilansir medindia.net, Sabtu (22/6/2013).

Berolahraga bisa meningkatkan radikal bebas yang dapat merusak jaringan. Latihan olahraga dengan intensitas tinggi bisa menyebabkan kerusakan otot yang melibatkan degradasi protein dalam tubuh. Kerusakan terjadi karena beberapa faktor, seperti stres dan kadar kalsium dalam tubuh.

Penelitian Iwasa melibatkan 18 pria muda sehat berusia 20 sampai 22 tahun yang tidak biasa melakukan olahraga berat. Mereka melakukan tiga tes yaitu tidak melakukan kegiatan apa-apa dengan diberi asupan plasebo, olahraga dan diberi asupan plasebo, serta olahraga dengan asupan susu fermentasi.

Kemudian, mereka diminta untuk melakukan rangkaian latihan yaitu lari 150 meter dan push-up sebanyak 70 hingga 100 kali. Hasilnya, nyeri otot secara signifikan diminimalisir setelah mengonsumsi susu fermentasi, dibanding plasebo.

Dengan olahraga, serum Creatine Phosphokinase secara signifikan akan meningkat, tetapi jumlahnya bisa ditekan dengan konsumsi susu fermentasi. Respiratory Quotient juga bisa diminimalisir dengan konsumsi susu fermentasi. Respiratory Quotient adalah perbandingan asupan oksigen dan karbon dioksida yang dihembuskan seseorang.

Olahraga yang berat juga bisa mengurangi kapasitas serum oksigen menyerap radikal bebas, tetapi pengurangan kapasitas ini bisa diminimalisir dengan meminum susu fermentasi. "Penelitian ini menunjukkan bahwa peptida pada susu fermentasi bisa berkontribusi untuk meningkatkan tingkat antioksidan dalam otot," kata salah satu anggota tim peneliti.

(vit/vit)