Punya Penyakit Hati, Bolehkah Berpuasa?

Tetap Bugar Saat Puasa

Punya Penyakit Hati, Bolehkah Berpuasa?

- detikHealth
Jumat, 12 Jul 2013 14:16 WIB
Punya Penyakit Hati, Bolehkah Berpuasa?
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Berpuasa saat sedang mengidap suatu penyakit tentu tidak boleh sembarangan, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Tak terkecuali penyakit hati, ada kondisi tertentu yang membuat pengidapnya tidak dianjurkan untuk menjalankan puasa.

Secara umum, puasa bisa memicu penurunan berat badan dan kadang-kadang kondisi ini kurang menguntungkan bagi yang sedang mengalami masalah dengan organ hatinya. Namun demikian, sampai batas tertentu pengidap penyakit hati masih boleh berpuasa.

"Puasa pada penyakit hati yang lanjut ternyata memang bisa menimbulkan penurunan berat badan. Namun tidak ada pengaruh buruk pada yang fungsi hatinya masih baik," kata Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), dr Rino Alvani Gani, SpPD di Kementerian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kondisi tertentu, penurunan berat badan justru menguntungkan bagi proses penyembuhan. Pada infeksi hepatitis C misalnya, pengobatan cenderung lebih sulit jika pasien gemuk. Jika selama puasa mengalami penurunan berat badan, tentu hal itu akan menguntungkan.

"Kalau diturunkan berat badannya, apalagi kalau sampai berat badan ideal, pasti sangat membantu," tambah dr Rino.

Hanya saja, dr Rino memberi catatan bahwa dalam kondisi tertentu puasa juga bisa memperburuk kelainan pada hati. Apabila kondisi jaringan hati sudah menguning, ada cairan di dalam perut dan kaki sudah membengkak maka pasien penyakit hati tidak dianjurkan untuk puasa.

"Bagi yang kondisi fisiknya masih baik, puasa tidak berpengaruh terhadap kondisi fisik, Tapi kalau sudah demikian tentu tidak dianjurkan karena justru bisa memperburuk," lanjut dr Rino.

Dikatakan oleh dr Rino, penyakit hati merupakan salah satu masalah kesehatan yang penting untuk diperhatikan. Penyakit ini menempati peringkat kedua penyebab kematian paling banyak untuk kelompok penyakit infeksi. Bukan itu saja, penyakit hati juga menimbulkan masalah sosial ekonomi.


(up/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads