Jumat, 19 Jul 2013 08:02 WIB

Bahan Kimia pada Plastik dan Kosmetik Ini Bisa Ganggu Kesuburan Wanita

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Ketika tengah merencanakan untuk mengandung, sebaiknya cermati pemakaian plastik dan kosmetik Anda. Bahan kimia sintetis yang disebut phthalates disinyalir bisa membahayakan kesuburan Anda dan otomatis menghambat kehamilan.

Keterangan tersebut berdasarkan studi baru yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan European Society of Human Reproduction and Embryology. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa phthalates yang sudah diklasifikasikan sebagai pengganggu endokrin bisa mempengaruhi kesuburan pria.

Namun, pengrauh phthalates terhadap kesuburan wanita belum dipelajari secara luas. Penulis studi dari Massachusetts General Hospital melihat 231 wanita yang menjalani prosedur IVF di rumah sakit antara tahun 2004 sampai 2012. Melalui sampel urine selama melakukan pengobatan, akan dilihat berapa banyak kandungan phthalates di tubuh mereka.

Hasilnya, hampir semua wanita terpapar phthalates. Tapi, mereka yang memiliki kandungan phthalates paling tinggi dua kali lebih mungkin mengalami kegagalan implantasi dibanding mereka yang tingkat paparannya lebih rendah.

Meskipun, phthalates tidak berdampak pada pemupukan dan perkembangan embiro selama proses IVF. "Hasil temuan kami mendukung hipotesis bahwa phthalates tersebar luas di lingkungan dan mungkin berefek buruk pada kesuburan wanita terutama saat diuji dalam model IVF," kata penulis studi, Irene Souter, MD, seperti ditulis womenshealthmag, Jumat (19/7/2013).

Peneliti dari Massachusetts General Hospital dan Harvard Medical School di Boston itu juga mengatakan bahwa akan lebih baik untuk meminimalkan paparan-paparan tersebut jika memungkinkan. Namun, sangat sulit untuk melakukannya karena zat itu ditemukan di banyak produk.

Irene menyarankan para wanita bisa membatasi paparan zat itu dengan menghindari kosmetik yang mengandung dibutylphthalate (DBP), dimethylphthalate (DMP), and diethylphthalate (DEP) sebagai komposisinya atau sekadar pemberi aroma saja.

Lalu, dalam penggunaan plastik terutama wadah makanan dan minuman, bagaimana membedakan bahan tersebut mengandung phthalates atau tidak? The National Institute of Environmental Sciences memberikan petunjuknya.

Cek simbol daur ulang yang digunakan secara universal yakni berupa panah yang membentuk segitiga dan biasa terletak di bawah kemasan. Lihatlah apakah di tengah-tengah simbol itu terdapat angka 3 dan huruf V atau PVC di bawah panah. Dua tanda itu menunjukkan bahwa produk tersebut mengandung phthalates.

Jika angka 1,2,4, atau 5 yang ada di dalam panah, bisa dipastikan produk tersebut tidak mengandung phthalates. "Jika ragu wadah plastik aman atau tidak, minimal jangan memanaskan makanan menggunakan wadah plastik. Itu akan menyebabkan lebih banyak phthalates di dalamnya yang akan melarikan diri ke makanan Anda," imbuh Irene.

(vta/vit)