1. Bloodletting
|
|
Di abad pertengahan, darah berlebih sering dilihat sebagai penyebab beberapa penyakit. Oleh karena itu, dokter akan menghilangkan sejumlah besar darah dengan dua cara, yaitu leeching (menggunakan lintah) dan venesection (memotong vena dengan pisau yang disebut fleam).
2. Medical Astrology
|
|
Dokter akan merujuk pada kalender khusus yang berisi peta bintang untuk membantu menentukan diagnosis. Di tahun 1500-an, para dokter di Eropa secara hukum perlu menilai horoskop pasien sebelum memulai pemeriksaan. Setelah grafik bintang pasien diperiksa dan posisi bintang diperhitungkan, penyakit dapat diprediksi dan didiagnosis.
3. Trepanning
|
|
Praktik trepanning belum sepenuhnya ditinggalkan. Baru-baru ini di tahun 2000 lalu, praktik ini masih dilakukan oleh 2 orang laki-laki di AS untuk mengobati wanita yang mengalami sindrom kelelahan kronis dan depresi.
4. Poisonous Anesthetics
|
|
Ada banyak bahan dalam dwale (termasuk yang tidak berbahaya) seperti selada dan cuka, untuk mematikan, hemlock dan opium. Namun, jika pencampurannya tidak benar justru dapat mengakibatkan kematian pada pasien.
5. Hot Iron For Hemorrhoids
|
|
Pada abad ke-12, salah seorang dokter yahudi, Moses Maimonides, menulis tujuh bab tentang pengobatan wasir. Ia kemudian menentukan metode yang jauh lebih sederhana untuk wasir, yaitu direndam di dalam bak mandi.
6. Eye Surgery (Menggunakan Jarum)
|
|
Mereka tak lagi menggunakan jarum tebal, tetapi menggunakan sebuah jarum suntik logam yang dimasukkan melalui sclera (bagian putih mata) dan kemudian digunakan untuk mengobati katarak melalui hisap.
7. Boar Bile Enemas
|
|
Jika saat ini metode ini tetap digunakan dengan menggunakan cairan air sabun hangat, maka dulu justru menggunakan ramuan empedu babi hutan.
Halaman 2 dari 8











































