Ini Dia Daftar Penyebab Perut Cepat Lapar (2)

Ini Dia Daftar Penyebab Perut Cepat Lapar (2)

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 12 Nov 2013 17:34 WIB
Ini Dia Daftar Penyebab Perut Cepat Lapar (2)
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Rasa lapar yang terlalu sering datang menunjukkan ada yang tidak beres di dalam tubuh. Berbagai sebab mulai dari kurang tidur, stres, hingga efek samping obat bisa menyebabkan otak tertipu oleh sinyal rasa lapar yang palsu.

Lanjutan dari artikel sebelumnya, berikut ini beberapa penyebab rasa lapar datang terlalu cepat seperti dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (12/11/2013):

1. Sering minum diet-soda

Minuman bersoda nol kalori mengandung pemanis buatan yang memberi sinyal pada otak bahwa sedang ada kalori yang masuk ke tubuh. Sesungguhnya, kalori tersebut tidak ada sehingga tubuh akan mengompensasinya dengan rasa lapar yang lebih besar di kesempatan yang lain. Memang belum banyak penelitian tentang efek ini, tetapi tidak ada salahnya mengurangi konsumsi soda, termasuk yang berpemanis buatan.

2. Sebenarnya hanya haus

Dehidrasi seringan apapun bisa menyebabkan rasa letih, loyo, seperti kurang tidur. Kondisi ini sering menipu otak untuk mengirim sinyal rasa lapar seolah sedang kekurangan energi. Minum banyak air putih saat menjalani diet salah satu tujuannya adalah mengurangi efek semacam ini.

3. Sedang bosan

Banyak hal dalam hidup manusia dikendalikan oleh dopamin, hormon di otak yang berhubungan dengan motivasi, stimulasi dan rasa puas. Pada level biologis, dopamin memberikan efek rasa senang. Nah, saat tidak ada hal yang menyenangkan, tubuh sering melepaskan lebih banyak dopamin, yang celakanya membuat makanan tampak lebih menggoda.

Bagi yang sering mendadak lapar saat merasa bosan, sangat dianjurkan untuk melakukan hal-hal menyenangkan agar pelepasan dopamin berjalan lebih seimbang.

4. Sedang stres

Jika rasa bosan bisa memicu rasa lapar, begitu pula dengan perasaan tertekan atau stres. Banyak penelitian mengaitkan stres dengan peningkatan nafsu makan, khususnya untuk jenis makanan manis dan berlemak. Dengan alasan itu pula, salah satu bagian dari program diet yang sehat adalah mengurangi stres.
Halaman 2 dari 5
Minuman bersoda nol kalori mengandung pemanis buatan yang memberi sinyal pada otak bahwa sedang ada kalori yang masuk ke tubuh. Sesungguhnya, kalori tersebut tidak ada sehingga tubuh akan mengompensasinya dengan rasa lapar yang lebih besar di kesempatan yang lain. Memang belum banyak penelitian tentang efek ini, tetapi tidak ada salahnya mengurangi konsumsi soda, termasuk yang berpemanis buatan.

Dehidrasi seringan apapun bisa menyebabkan rasa letih, loyo, seperti kurang tidur. Kondisi ini sering menipu otak untuk mengirim sinyal rasa lapar seolah sedang kekurangan energi. Minum banyak air putih saat menjalani diet salah satu tujuannya adalah mengurangi efek semacam ini.

Banyak hal dalam hidup manusia dikendalikan oleh dopamin, hormon di otak yang berhubungan dengan motivasi, stimulasi dan rasa puas. Pada level biologis, dopamin memberikan efek rasa senang. Nah, saat tidak ada hal yang menyenangkan, tubuh sering melepaskan lebih banyak dopamin, yang celakanya membuat makanan tampak lebih menggoda.

Bagi yang sering mendadak lapar saat merasa bosan, sangat dianjurkan untuk melakukan hal-hal menyenangkan agar pelepasan dopamin berjalan lebih seimbang.

Jika rasa bosan bisa memicu rasa lapar, begitu pula dengan perasaan tertekan atau stres. Banyak penelitian mengaitkan stres dengan peningkatan nafsu makan, khususnya untuk jenis makanan manis dan berlemak. Dengan alasan itu pula, salah satu bagian dari program diet yang sehat adalah mengurangi stres.

(up/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads