Tidak terima dengan kekerasan yang dialaminya, Matthew Dickinson pun melaporkan tindakan itu kepada pihak berwajib. Kasus pun berlanjut ke pengadilan. Di muka sidang Dickinson menegaskan dirinya melakukan penggundulan itu semata-mata hanya untuk lelucon.
Dikutip dari Mirror, Sabtu (14/12/2013), jaksa Nick Todd di muka pengadilan mengatakan Hill (24) pada suatu malam tidak sadarkan diri di sofa rumah Dickinson akibat mabuk berat. Begitu hari telah pagi, Hill pun bergegas pulang tanpa menyadari apa yang telah terjadi dengan bulu kemaluannya. Namun saat akan mandi, Hill kaget luar biasa mendapati area kemaluannya sudah licin tanpa bulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dave Clapham yang bertindak sebagai kuasa hukum, mengatakan di muka pengadilan bahwa Hill tak sadarkan diri di sofa dan baru bangun keesokan paginya. "Sesampai di rumah, ia masuk ke dalam kamar mandi dan kemudian dia menyadari apa yang terjadi. Apakah ada atau tidak persetujuan pada saat itu, tapi dia tidak punya kemampuan untuk membuat persetujuan karena keadaannya mabuk," tutur Clapham.
Dalam persidangan, Hill yang berasal dari dari Skegness, Lincs, mengaku bersalah atas serangan yang dilakukan. Dia pun dijatuhi hukuman penjara enam bulan yang oleh hakim ditangguhkan selama dua tahun. Hill akan berada dalam pengawasan selama 12 bulan, dan dia diperintahkan untuk bekerja sosial selama 150 jam. Hill juga harus membayar Rp 7,8 juta sebagai kompensasi kepada Dickinson.
Terkait cukur-mencukur bulu kemaluan, ada orang yang malas mencukur bulu kemaluan tapi ada juga yang sangat terobsesi mencukurnya karena ingin terlihat seksi dan sebagainya. Pakar andrologi Prof Dr dr Nukman Moeloek, Sp And mengakui bulu kemaluan memang tidak selamanya harus dicukur. Jadi tidak apa-apa tidak dicukur asalkan selalu bersih.
Menurut Guru Besar Andrologi dan Biologi Kedokteran Universitas Indonesia itu, umumnya pertumbuhan rambut akan terhenti setelah 2 bulan. Jadi rambut kemaluan yang sudah gondrong tidak akan bertambah gondrong terus meski tidak dicukur. Namun rambut kemaluan yang tidak dicukur memang berisiko sebagai tempat berkembangnya bakteri jika tidak dibersihkan dengan baik. Karena itu selalu upayakan kebersihannya.
(/up)










































