Jakarta - Kabut asap menyelimuti Singapura akibat kebakaran hutan regional, membuat kualitas udara memburuk dan jarak pandang berkurang di sejumlah wilayah.
Foto Health
Potret Langit Singapura Diselimuti Kabut Asap Karhutla
Gedung-gedung di Singapura tampak diselimuti kabut asap, Jumat (4/9/2026). Asap dari kebakaran hutan regional mengurangi jarak pandang di sejumlah wilayah. Foto: REUTERS/SUHAIMI ABDULLAH
Langit Singapura berubah kelabu akibat kabut asap yang menyelimuti kawasan perkotaan. Kondisi ini terjadi saat karhutla di Indonesia memasuki periode yang semakin parah. REUTERS/SUHAIMI ABDULLAH
Pada Jumat (4/9), indeks kualitas udara 24 jam di wilayah tengah Singapura menembus angka 101 dan masuk kategori tidak sehat, pertama kalinya sejak Oktober 2023. Foto: REUTERS/SUHAIMI ABDULLAH
Otoritas Singapura mulai mengeluarkan peringatan kabut asap harian setelah kualitas udara menembus kategori tidak sehat. Warga dianjurkan mengurangi aktivitas luar ruangan saat kondisi memburuk. Foto: REUTERS/SUHAIMI ABDULLAH
Di Indonesia, hampir 95.000 hektare lahan terbakar sepanjang Juli 2026. Kondisi panas dan kering yang dipicu Super El Nino meningkatkan risiko meluasnya karhutla. Foto: REUTERS/SUHAIMI ABDULLAH
Asap karhutla kembali menjadi persoalan lintas negara. Dari hutan yang terbakar di Indonesia hingga langit Singapura yang memucat, fenomena ini menjadi dampak lintas batas dari kebakaran hutan dan lahan di kawasan Asia Tenggara. Foto: REUTERS/SUHAIMI ABDULLAH
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































