Berikut 5 wanita yang jadi 'korban' payudara dan bokong gede, yang meninggal setelah memperbesar aset tubuhnya, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Senin (24/3/2014):
|
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
1. Sonia Perez Llanzon
|
Sonia Perez Llanzon (Foto: facebook)
|
Setelah menyuntikkan Vaseline ke payudaranya, Sonia yang berprofesi sebagai atlet ini mengalami bekuan darah di paru-paru dan dirawat selama sebulan di rumah sakit karena mengalami masalah pernapasan.
"Pasien itu meninggal di rumah sakit dengan luka-luka di payudaranya. Awalnya, ia membantah melakukan hal berbahaya itu tapi akhirnya ia mengaku sudah menyuntikkan Vaseline ke payudaranya," kata kepala bedah di Lucio Molas Hospital di Santa Rosa, Julio Pla.
Dikatakan Julio, sebelumnya ia tidak pernah melihat kasus seperti ini. Sebab, menurutnya tubuh manusia memang memiliki antibodi untuk melaan bakteri dan virus tapi tidak ada mekanisme merespons sebuah produk apalagi yang berisi minyak.
Media lokal melaporkan Sonia yang berprofesi sebagai seorang pelari dan petinju sangat terobsesi untuk menyempurnakan penampilannya. Tiga tahun lalu, ia sempat menderita luka bakar derajat ketiga saat berjemur.
1. Sonia Perez Llanzon
|
Sonia Perez Llanzon (Foto: facebook)
|
Setelah menyuntikkan Vaseline ke payudaranya, Sonia yang berprofesi sebagai atlet ini mengalami bekuan darah di paru-paru dan dirawat selama sebulan di rumah sakit karena mengalami masalah pernapasan.
"Pasien itu meninggal di rumah sakit dengan luka-luka di payudaranya. Awalnya, ia membantah melakukan hal berbahaya itu tapi akhirnya ia mengaku sudah menyuntikkan Vaseline ke payudaranya," kata kepala bedah di Lucio Molas Hospital di Santa Rosa, Julio Pla.
Dikatakan Julio, sebelumnya ia tidak pernah melihat kasus seperti ini. Sebab, menurutnya tubuh manusia memang memiliki antibodi untuk melaan bakteri dan virus tapi tidak ada mekanisme merespons sebuah produk apalagi yang berisi minyak.
Media lokal melaporkan Sonia yang berprofesi sebagai seorang pelari dan petinju sangat terobsesi untuk menyempurnakan penampilannya. Tiga tahun lalu, ia sempat menderita luka bakar derajat ketiga saat berjemur.
2. Carolin Berger
|
Carolin Berger (Foto: nydailynews)
|
Berger yang juga merupakan artis film seks telah bergabung dengan Big Brother versi Jerman tahun 2010. Ia memulai serangkaian operasi pembesaran payudara dalam upaya untuk menjaga publisitasnya sebagai artis film seks.
Berger telah mengalami koma sejak 11 Januari 2011 karena komplikasi serius setelah operasi keenam, yang berlangsung di sebuah klinik di kota Jerman Utara. Ia diyakini mengalami dua serangan jantung setelah prosedur untuk memperbesar payudaranya, dari ukuran 70F ke 70G atau versi Inggris dari 34F ke 34G.
2. Carolin Berger
|
Carolin Berger (Foto: nydailynews)
|
Berger yang juga merupakan artis film seks telah bergabung dengan Big Brother versi Jerman tahun 2010. Ia memulai serangkaian operasi pembesaran payudara dalam upaya untuk menjaga publisitasnya sebagai artis film seks.
Berger telah mengalami koma sejak 11 Januari 2011 karena komplikasi serius setelah operasi keenam, yang berlangsung di sebuah klinik di kota Jerman Utara. Ia diyakini mengalami dua serangan jantung setelah prosedur untuk memperbesar payudaranya, dari ukuran 70F ke 70G atau versi Inggris dari 34F ke 34G.
3. Fioraliza Pichardo
|
Fioraliza Pichardo (Foto: nydailynews)
|
Elsa Then si dokter palsu akhirnya didakwa pidana pembunuhan karena lalai dan menyebabkan kematian Fioraliza Pichardo (43) yang meninggal sehari setelah menerima implan ke paha dan bokong pada tahun 2009.
Pichardo yang berasal dari Bronx, New York, telah disuntik implan silikon pada 16 Maret 2009. Dokter palsu tanpa izin kemudian menggunakan lem Krazy (lem ekstra kuat) dan handuk kertas Bounty untuk menutup belas suntikan implan di bokong pasien, yang akhirnya menyebabkan kematian. Hasil otopsi menunjukkan bahwa silikon masuk ke dalam aliran darah dan masuk ke paru-parunya, yang menyebabkan serangan jantung.
3. Fioraliza Pichardo
|
Fioraliza Pichardo (Foto: nydailynews)
|
Elsa Then si dokter palsu akhirnya didakwa pidana pembunuhan karena lalai dan menyebabkan kematian Fioraliza Pichardo (43) yang meninggal sehari setelah menerima implan ke paha dan bokong pada tahun 2009.
Pichardo yang berasal dari Bronx, New York, telah disuntik implan silikon pada 16 Maret 2009. Dokter palsu tanpa izin kemudian menggunakan lem Krazy (lem ekstra kuat) dan handuk kertas Bounty untuk menutup belas suntikan implan di bokong pasien, yang akhirnya menyebabkan kematian. Hasil otopsi menunjukkan bahwa silikon masuk ke dalam aliran darah dan masuk ke paru-parunya, yang menyebabkan serangan jantung.
4. Claudia Aderotimi
|
Claudia Aderotimi (Foto: myspace)
|
Tak lama kemudian nyawanya tak bisa lagi diselamatkan. Diketahui ia meninggal akibat adanya gumpalan darah yang bersarang di paru-parunya akibat komplikasi dari injeksi silikon tersebut.
4. Claudia Aderotimi
|
Claudia Aderotimi (Foto: myspace)
|
Tak lama kemudian nyawanya tak bisa lagi diselamatkan. Diketahui ia meninggal akibat adanya gumpalan darah yang bersarang di paru-parunya akibat komplikasi dari injeksi silikon tersebut.
5. Suyima Torres
|
Suyima Torres (Foto: nydailynews)
|
Ibu muda asal Miami ini meninggalkan 2 anak perempuan berusia 7 dan 8 tahun. Seorang dokter asal Venezuela yang menyuntkikan implan kini masih dalam pengejaran. Setelah menjalani operasi implan bokong pada tanggal 11 April seharga US$ 2.300 atau sekitar Rp 22,7 juta, seorang saksi mata melihat ibu 2 anak ini terhuyung-huyung di tempat parkir dan tampak bingung. Badannya dingin dan gemetar, padahal cuaca saat itu panas.
Bersama sang pemilik Cuerpos Health and Aesthetics, Ruth Planas, Torres diantar ke rumah sakit. Sayangnya Planas tidak memberitahu dokter tentang operasi bokong yang baru saja dijalani Torres. Akhirnya ibu muda itu meninggal hari itu juga.
5. Suyima Torres
|
Suyima Torres (Foto: nydailynews)
|
Ibu muda asal Miami ini meninggalkan 2 anak perempuan berusia 7 dan 8 tahun. Seorang dokter asal Venezuela yang menyuntkikan implan kini masih dalam pengejaran. Setelah menjalani operasi implan bokong pada tanggal 11 April seharga US$ 2.300 atau sekitar Rp 22,7 juta, seorang saksi mata melihat ibu 2 anak ini terhuyung-huyung di tempat parkir dan tampak bingung. Badannya dingin dan gemetar, padahal cuaca saat itu panas.
Bersama sang pemilik Cuerpos Health and Aesthetics, Ruth Planas, Torres diantar ke rumah sakit. Sayangnya Planas tidak memberitahu dokter tentang operasi bokong yang baru saja dijalani Torres. Akhirnya ibu muda itu meninggal hari itu juga.
Halaman 2 dari 12











































