Antisipasi Sopir Mabuk, Kemenkes Lakukan Tes Alkohol di Jalur Mudik

Antisipasi Sopir Mabuk, Kemenkes Lakukan Tes Alkohol di Jalur Mudik

- detikHealth
Selasa, 15 Jul 2014 19:10 WIB
Antisipasi Sopir Mabuk, Kemenkes Lakukan Tes Alkohol di Jalur Mudik
(Foto: Uyung/detikHealth)
Jakarta - Selain menyiagakan 2.641 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik, persiapan mudik Lebaran 2014 juga dilakukan oleh Kemenkes dengan melakukan tes kesehatan pada para sopir. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan adalah kadar alkohol.

Pemeriksaan kadar alkohol dilakukan dengan alat khusus. Tidak semua sopir akan diperiksa, hanya diambil sampel secara acak di pool-pool bus antar kota dan di terminal. Hasil pemeriksaan diberikan dalam bentuk rekomendasi yang menyatakan layak atau tidaknya berkendara.

"Berdasarkan indikasi juga bisa. Kalau dilihat jalannya mobil tidak normal kita hentikan lalu sopirnya dites," kata Prof Agus Purwadianto, Plt Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes, ditemui usai apel siaga di Gedung Kemenkes, Selasa (15/7/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan cuma sopir bus, pemudik yang mengendarai kendaraan pribadi juga dianjurkan untuk melakukan tes kesehatan. Pemeriksaan gula darah, tensi atau tekanan darah, dan juga kolesterol perlu dilakukan terutama bagi yang punya riwayat penyakit kronis.

Prof Agus juga menganjurkan para pemudik untuk memanfaatkan tempat-tempat istirahat atau rest area yang tersedia di sepanjang jalur mudik. Minimal tiap 3 jam sekali, tubuh perlu diistirahatkan. Selain untuk memulihkan stamina, juga untuk melemaskan otot-otot yang pegal karena kelamaan duduk.

Kendaraan roda dua, menurut Prof Agus hanya boleh digunakan untuk perjalanan jarak dekat. Untuk mudik jarak jauh, sepeda motor sangat tidak dianjurkan. Apalagi dengan berboncengan membawa anak-anak kecil, atau berlebihan membawa barang bawaan.

(up/up)

Berita Terkait