Menyedihkan, Jumlah ODHA Anak Usia 0-4 Tahun Masih Cukup Tinggi

Menyedihkan, Jumlah ODHA Anak Usia 0-4 Tahun Masih Cukup Tinggi

- detikHealth
Sabtu, 30 Agu 2014 15:05 WIB
Menyedihkan, Jumlah ODHA Anak Usia 0-4 Tahun Masih Cukup Tinggi
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Sebagai salah satu penyakit yang banyak menginfeksi orang dewasa, kasus HIV-AIDS pada anak-anak, khususnya mereka yang masih berusia 0-4 tahun di Indonesia juga masih cukup tinggi.

Demikian disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH, saat membuka Kongres Nasional II dan Seminar Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), yang diselenggarakan di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Sabtu (30/8/2014).

"Jumlah ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), yakni anak berusia 0-4 tahun tahun 2012 ada 541 kasus, tahun 2013 meningkat jadi 759 kasus dan untuk tahun 2014 sampai bulan Juni ada 370 kasus," ujar Nafsiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nafsiah, anak berusia 0-4 tahun jika positif terinfeksi HIV-AIDS maka sudah pasti ditularkan dari orang tuanya. Lain halnya jika anak tersebut positif terinfeksi di usia di bawah 15 tahun.

"Anak usia di bawah 4 tahun itu pasti dari orang tuanya, kalau di bawah 15 tahun bisa juga karena kekerasan seksual pada anak oleh orang tak bertanggung jawab," tandasnya.

Oleh sebab itu, Nafsiah menekankan pentingnya diberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada pria dan wanita usia subur. Lebih tepatnya sebelum wanita tersebut hamil.

Namun jika sudah terlanjur hamil, maka harus segera dilakukan tes HIV. Jika positif, segera diberikan pengobatan, salah satunya dengan pemberian terapi ARV (antiretroviral). Dengan begitu, risiko penularan dari ibu ke bayi juga bisa dicegah.

"Ingat ya, jangan beri beri konseling saat wanita terlanjur hamil. Cegah kematian bayi dan ibu harus dari hulu. Kalaupun positif setelah hamil, sedini mungkin dites dan diobati dengan pemberian ARV maka risiko menularkan ke bayinya juga jadi kecil," tutup Nafsiah.

(ajg/up)

Berita Terkait