Jumat, 12 Sep 2014 07:04 WIB

Studi: Pemilik Golongan Darah AB Lebih Berisiko Alami Gangguan Memori

- detikHealth
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Hingga saat ini ilmuwan belum mengetahui pasti mengapa manusia memiliki golongan darah yang berbeda dan apa fungsi dari perbedaan tersebut. Nah, kini peneliti mulai mencari apa sebenarnya efek golongan darah pada tubuh seseorang, seperti yang dilakukan oleh Dr Mary Cushman.

Riset yang dilakukan oleh Dr Cushman di Amerika menunjukkan kemungkinan keterkaitan antara golongan darah dengan gangguan memori pada orang tua. Orang dengan golongan darah AB berdasarkan penelitiannya lebih mungkin untuk mengidap masalah berpikir dan memori dibandingkan dengan kelompok golongan darah lainnya.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology pada 10 September 2014 ini, didasari pada penelitian sebelumnya yang menunjukkan golongan darah ternyata dapat mempengaruhi risiko jantung.

Studi dilakukan oleh tim peneliti dari Amerika Serikat yang dipimpin oleh Dr Mary Cushman dari University of Vermont College of Medicine. Mereka menganalisis data dari 30.000 warga Amerika berusia 45 tahun ke atas selama tiga tahun.

Setelah data dianalisis, sekitar 495 partisipan mengidap masalah kemampuan kognitif seperti kemampuan berpikir dan memori. Golongan darah 495 orang tersebut kemudian diperiksa dan dibandingkan dengan 587 partisipan lainnya yang tidak mengalami gangguan kognitif.

Setelah berbagai faktor partisipan disesuaikan seperti usia, ras, jenis kelamin dan wilayah geografis, mereka yang memiliki golongan darah AB 82 persen lebih mungkin untuk memiliki gangguan kemampuan berpikir dibandingkan dengan golongan darah O yang lebih umum.

"Penelitian kami melihat golongan darah dan hubungannya dengan risiko penyakit gangguan memori, tapi studi lain menunjukkan faktor seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes juga meningkatkan risiko gangguan memori," kata Dr Cushman seperti dikutip dari BBC pada Jumat (12/9/2014).

Menanggapi studi ini, kepala penelitian di Alzheimer Research Inggris, Dr Simon Ridley, mengatakan masih terlalu dini untuk menyebut golongan darah AB memiliki risiko gangguan kognitif yang lebih besar. Menurut Dr Ridley, penelitian tidak secara khusus melihat faktor-faktor yang mungkin dapat menyebabkan gangguan tersebut.

"Bukti yang saat ini sudah ada menunjukkan cara terbaik untuk menjaga otak sehat adalah diet seimbang, tidak merokok, dan olahraga teratur," tutup Dr Ridley.

(vit/vit)