Remaja perempuan bernama Grace itu mengaku tumor tersebut tumbuh di rahang bawahnya sejak 10 tahun lalu. Dan dari tahun ke tahun, ia terus membesar. Ajaibnya, Grace tetap bisa bicara dan makan, meskipun tak lagi bersekolah. Ia sadar diri teman-temannya tak akan nyaman melihat wajahnya yang hampir tertutup tumor itu.
Keluarganya tak tinggal diam. Gadis berumur 17 tahun itu telah dibawa ke rumah sakit-rumah sakit lokal yang ada di negaranya, namun tak ada yang bisa membantunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga akhirnya, Grace bertemu dengan seorang pastor. Pastor ini mem-posting kisah Grace ke situs gereja yang dipimpinnya. Dan seorang pembaca menyarankan agar Grace dan ibunya, Christine menghubungi Mercy Ships.
Mercy Ships merupakan rumah sakit apung terbesar di dunia. Mereka berlayar dari satu negara ke negara lain untuk memberikan layanan kesehatan kepada orang-orang yang membutuhkan secara cuma-cuma. Mercy Ships sendiri membawahi 16.000 sukarelawan, termasuk dokter, perawat dan guru dari penjuru Inggris dan beberapa negara lainnya.
Tak butuh waktu lama, Mercy Ships langsung 'merapat' ke kota di mana Grace tinggal. Grace pun diajak ke kapal untuk menjalani operasi. Sesampainya di sana, Grace menjalani pemindaian dengan CT scan.
"Tumor ini tumbuh di dalam mulut. Di waktu yang bersamaan, tumor ini juga mendorong lidah Grace ke belakang hingga mencapai tenggorokannya. Nah di sinilah masalahnya, kalau lidah itu dibiarkan menyumbat tenggorokan, nantinya Grace akan meninggal karena sesak napas," tutur salah satu dokter bedah Grace, Dr Gary Parker.
Selanjutnya Dr Parker menerangkan dalam operasi nanti bagian bawah rahang Grace berikut giginya harus diangkat bersamaan dengan tumor yang ada. Agar tumornya dapat diangkat, tim bedah juga harus 'membuka' leher Grace sehingga mereka memiliki akses untuk menjangkau rahang gadis ini lantas memisahkan tumor dengan rahang aslinya.
Selepas itu, Dr Parker dan rekan-rekannya akan mengganti rahang yang terpaksa harus ikut diambil tadi untuk digantikan dengan plat logam yang terbuat dari titanium. Operasi itu sendiri berlangsung selama empat jam, dan tumor di wajah Grace pun berhasil terangkat.
"Ia akan pulih dalam kurun enam bulan. Setelah itu ia bisa memakai gigi buatan kalau ia mau. Itu akan membantunya mengunyah makanan, dan memperbaiki penampilannya sehingga ia bisa hidup normal lagi," tutup Dr Parker.
Hidup Grace pun berubah sejak operasi tersebut. Bahkan terinspirasi dari tim sukarelawan Mercy Ships, Grace berharap bisa belajar ilmu medis dan meniti karir sebagai perawat suatu saat nanti. Dengan begitu, ia bisa membantu orang lain yang memiliki gangguan kesehatan seperti dirinya di masa depan.
(lil/up)











































