Takut Ebola, 200 Awak Pembersih Penerbangan di New York Mogok Kerja

Takut Ebola, 200 Awak Pembersih Penerbangan di New York Mogok Kerja

- detikHealth
Sabtu, 11 Okt 2014 14:01 WIB
Takut Ebola, 200 Awak Pembersih Penerbangan di New York Mogok Kerja
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
New York - Sekitar 200 pekerja yang bertanggung jawab menyiapkan kebersihan pesawat sebelum terbang di bandara LaGuardia, New York, melakukan aksi mogok kerja pada hari Kamis lalu.

Aksi mogok kerja tersebut dilakukan sebagai bentuk protes para pekerja pembersih yang mengatakan mereka tidak dibekali perlindungan yang cukup dari risiko terekspos Ebola.

Para pekerja yang sehari-harinya harus membersihkan muntahan dan toilet mengaku bahwa mereka tidak menerima pelatihan yang cukup untuk melindungi diri. Selain itu mereka juga mengaku tidak diberikan sarung tangan atau masker wajah saat menggunakan pembersih dengan cairan kimia yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat kami membersihkan toilet, kami tidak tahu apakah orang yang baru saja menggunakannya terinfeksi Ebola tau tidak," kata salah satu pembersih kabin, Marisa Collado (46) seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (11/10/2014).

Perusahaan penerbangan Delta Air Lines menulis dalam pernyatannya bahwa jumlah petugas pembersih berkurang sampai separuhnya. Hal ini mengakibatkan waktu yang dihabiskan untuk menyiapkan pesawat menjadi bertambah lama dari yang biasanya lima menit kini menjadi 45 menit.

Juru bicara Delta Air Lines, Elizabeth Wolf mengatakan perusahaan pada akhirnya menugaskan staf untuk membersihkan pesawat.

Menanggapi hal tersebut, pihak berwajib bandara mengatakan akan segera mempertimbangkan isu yang menjadi penyebab mogok kerja.

"Intinya adalah, saya tidak ingin mati," tutup Shareeka Elliott (27) yang juga salah satu peserta mogok kerja.

(up/up)

Berita Terkait