Aksi mogok kerja tersebut dilakukan sebagai bentuk protes para pekerja pembersih yang mengatakan mereka tidak dibekali perlindungan yang cukup dari risiko terekspos Ebola.
Para pekerja yang sehari-harinya harus membersihkan muntahan dan toilet mengaku bahwa mereka tidak menerima pelatihan yang cukup untuk melindungi diri. Selain itu mereka juga mengaku tidak diberikan sarung tangan atau masker wajah saat menggunakan pembersih dengan cairan kimia yang kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan penerbangan Delta Air Lines menulis dalam pernyatannya bahwa jumlah petugas pembersih berkurang sampai separuhnya. Hal ini mengakibatkan waktu yang dihabiskan untuk menyiapkan pesawat menjadi bertambah lama dari yang biasanya lima menit kini menjadi 45 menit.
Juru bicara Delta Air Lines, Elizabeth Wolf mengatakan perusahaan pada akhirnya menugaskan staf untuk membersihkan pesawat.
Menanggapi hal tersebut, pihak berwajib bandara mengatakan akan segera mempertimbangkan isu yang menjadi penyebab mogok kerja.
"Intinya adalah, saya tidak ingin mati," tutup Shareeka Elliott (27) yang juga salah satu peserta mogok kerja.
(up/up)











































