Hanya saja, pernahkah terbesit dalam pikiran Anda soal manfaat lalat? Bahwa lalat ternyata menyimpan banyak manfaat yang dapat berguna untuk menyembuhkan berbagai penyakit manusia? Seorang peneliti sekaligus ahli serangga asal New York, Amerika Serikat pun mencari jawabannya.
Dalam jurnal ilmiahnya yang diterbitkan oleh Genome Biology, dr Jeff Scott dan rekan-rekannya dari Cornell University di New York mengadakan penelitian terhadap genom lalat. Pertanyaan sederhana, mengapa lalat yang hidup di tempat jorok dan mengandung banyak penyakit memiliki kekebalan terhadap penyakit-penyakit yang hinggap di tubuhnya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prof David Conway dari London School of Hygene & Tropical Medicine mengatakan bahwa meski lalat rumah sering dianggap sebagai pengganggu dan biang keladi penyebaran penyakit, studi yang dilakukan oleh dr Scott dan kawan-kawannya membuktikan bahwa lalat ternyata memiliki kunci untuk pengobatan penyakit manusia di masa depan.
Ia mengambil contoh lalat tse-tse yang dapat menyebabkan ngantuk hingga kematian di Afrika. Setelah genom lalat ini diteliti ditemukanlah bahwa lalat ini lebih dekat secara spesies dengan lalat rumah, meskipun lalat tse-tse hidup dengan meminum darah seperti nyamuk.
"Banyak lagi penelitian tentang lalat yang sangat penting untuk manusia. Dengan meneliti penyebab penyakit, maka diharapkan akan ada penelitian lanjutan yang menggunakan hasil penelitian ini untuk membuat obat berdasarkan genom dan antibodi lalat tersebut," tutur Prof Conway yang tak terlibat penelitian, dikutip dari BBC, Kamis (16/10/2014).
(mrs/vta)











































