Ini Alasannya Udara Laut Bisa Bantu Ringankan Asma

Ini Alasannya Udara Laut Bisa Bantu Ringankan Asma

- detikHealth
Rabu, 05 Nov 2014 17:35 WIB
Ini Alasannya Udara Laut Bisa Bantu Ringankan Asma
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Seseorang yang mengidap asma mungkin pernah mendengar bahwa terapi udara laut dapat membantu meredakan gejala asma. Udara laut dikatakan baik untuk penderita asma karena kandungan garam yang dipercaya dapat melegakan saluran napas, namun benarkah demikian?

Hal tersebut dibantah oleh Prof dr Faisal Yunus, PhD, SpP(K), dari RS Persahabatan. dr Faisal yang juga menjabat sebagai presiden kongres Asian Pacific Society of Respirology (APSR) mengatakan kandungan garam udara laut tidak berpengaruh apa-apa pada asma seseorang.

"Asma itu kan salah satu faktor pemicunya polusi baik dari kendaraan bermotor atau dari industri. Nah udara laut itu lebih bersih maka orang pergi ke laut," kata dr Faisal saat ditemui pada konferensi pers kongres APSR ke-19 di hotel HARRIS, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (5/11/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr Feisal terapi udara laut tersebut sebenarnya sama saja jika dibandingkan saat seseorang pergi ke gunung. Udara gunung sebetulnya sama bersihnya dengan di laut, hanya saja karena suhu yang dingin di gunung bisa memicu asma maka orang lebih disarankan pergi ke pantai.

"Jadi karena udaranya bersih, bukan karena udara lautnya asin. Memang kalau Anda ke laut terus kena udaranya terasa asin? Nggak kan? Jadi nggak ada hubungannya dengan asin itu," tambah dr Faisal.

dr Faisal mengatakan udara yang bersih di pantai tersebut membantu pengidap asma dengan memberikan suplai oksigen yang berkualitas. Udara pantai juga memberikan pengidap asma yang sensitif terhadap polusi udara perkotaan ruang untuk bernapas lega.

"Jadi kandungan garam itu ada di airnya bukan di anginnya. Kalau ada yang bilang kandungan garam pada angin di laut bagus untuk asma ngarang saja itu," tutup dr Faisal.

(vit/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads