Hari Pahlawan Nasional yang jatuh tiap 10 November diperingati dengan upacara penghormatan bagi pahlawan. Upacara tersebut dilakukan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dan dihadiri oleh menteri-menteri kabinet kerja termasuk Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek, SpM(K).
Pantauan detikHealth, Menkes Nila datang sekitar pukul 07.20 WIB mengenakan baju kebaya bernuansa kuning. Menkes datang dengan mengendarai mobil dinas RI 30. Tak lama setelah Menkes datang, berturut-turut datang pula menteri-menteri lainnya antara lain Mendagri Tjahjo Kumulo dan Menag Lukman Hakim Syarifudin.
Upacara dimulai sekitar pukul 08.10 WIB. Hadir sebagai pembina upacara Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi oleh Mufidah Kalla serta Menkopolhukam Edhy Purdijatno. Setelah menghanturkan karangan bunga dan mengheningkan cipta, upacara diakhiri dengan pembacaan doa oleh Menag Lukman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam audiensinya, Prof Thabrany menyampaikan bahwa kunjungannya adalah sebagai teman sekaligus rekan kerja. Meski kunjungan bersifat pribadi, Menkes Nila dan Prof Thabrany ternyata juga melakukan diskusi soal Kartu Indonesia Sehat.
Dikatakan Prof Thabrany bahwa hal-hal yang didiskusikan terkait KIS adalah soal kesimpangsiuran yang terjadi di masyarakat. Ada yang menganggap KIS adalah program baru pemerintah, beda dengan Jaminan Kesehatan Nasional sebelumnya. Ada juga yang menganggap bahwa kedua hal tersebut adalah sama, namun hanya berbeda di penamaan kartu.
"Jadi saya memastikan saja, bagaimana sikap pemerintah soal hal ini. Ternyata aman-aman saja. Bahwa KIS itu hanya nama kartunya dan programnya tetap JKN. Yang penting pemerintah harus solid lah. Karena ini lintas sektor. Ada Kemensos, Kemenkes, Kemenko PMK, BPJS dan lain lain" tutur Prof Thabrany kepada detikHealth, Senin (10/11/2014).
Usai melakukan audiensi, Menkes diketahui memiliki jadwal untuk melakukan rapat koordinasi dengan Wapres JK. Meninggalkan kantor sekitar pukul 15.40 WIB, agenda rapat koordinasi ini disebut-sebut akan juga membahas soal KIS.
"Menkes diundang untuk melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres," demikian keterangan dari Pusat Komunikasi Publik (Puskomblik) Kemenkes RI yang diterima detikHealth. (mrs/up)











































