Menkes Nila: Jika Ada Masyarakat Tak Tahu Soal Jaminan Sosial, Itu Salah Kami

Menkes Nila: Jika Ada Masyarakat Tak Tahu Soal Jaminan Sosial, Itu Salah Kami

- detikHealth
Selasa, 11 Nov 2014 18:50 WIB
Menkes Nila: Jika Ada Masyarakat Tak Tahu Soal Jaminan Sosial, Itu Salah Kami
Jakarta - Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek, SpM(K) sudah menjelaskan dalam beberapa kesempatan bahwa Kartu Indonesia Sehat (KIS) hanyalah penyempurnaan dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena itu jika sampai saat ini masih ada masyarakat yang tidak tahu soal jaminan sosial, maka kesalahan terletak pada pemerintah.

"Iya dong tentunya salah kami jika masih ada yang tidak tahu soal jaminan sosial. Program JKN sudah dari Januari dan tentunya ada yang salah jika sosialisasi tidak berjalan," tutur Menkes Nila disela-sela kunjungannya ke Kantor MDGs, Jl Teuku Umar no 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2014).

Sosialisasi soal Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tentunya masih harus dilakukan pemerintah. Dengan jumlah rakyat yang kurang lebih 250 juta jiwa, tentunya tidak akan gampang melakukan sosialisasi. Apalagi ditambahkan Menkes, demografi masyarakat Indonesia tersebar luas dan sangat beragam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentunya memang tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan. Masyarakat kita demografinya luas. Kulturnya juga sangat heterogen jadinya wajar jika ada yang cepat nangkap dan tidak," tandasnya lagi.

Menkes Nila mencontohkan bahwa orang-orang yang dekat dengannya, seperti asisten rumah tangga atau supir, juga belum mengerti benar soal BPJS dan JKN. Karena itu memang sebaiknya sosialisasi juga dilakukan oleh orang-orang yang memang bertanggung jawab.

"Kaya supir dan pembantu saya kan juga belum ngerti banget soal ini. Makanya saya sebagai ibunya, kepala rumah tangga, tetap sosialisasi ke mereka. Bayarkan jaminannya," tandasnya lagi.

(mrs/vit)

Berita Terkait