"Iya dong tentunya salah kami jika masih ada yang tidak tahu soal jaminan sosial. Program JKN sudah dari Januari dan tentunya ada yang salah jika sosialisasi tidak berjalan," tutur Menkes Nila disela-sela kunjungannya ke Kantor MDGs, Jl Teuku Umar no 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2014).
Sosialisasi soal Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tentunya masih harus dilakukan pemerintah. Dengan jumlah rakyat yang kurang lebih 250 juta jiwa, tentunya tidak akan gampang melakukan sosialisasi. Apalagi ditambahkan Menkes, demografi masyarakat Indonesia tersebar luas dan sangat beragam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menkes Nila mencontohkan bahwa orang-orang yang dekat dengannya, seperti asisten rumah tangga atau supir, juga belum mengerti benar soal BPJS dan JKN. Karena itu memang sebaiknya sosialisasi juga dilakukan oleh orang-orang yang memang bertanggung jawab.
"Kaya supir dan pembantu saya kan juga belum ngerti banget soal ini. Makanya saya sebagai ibunya, kepala rumah tangga, tetap sosialisasi ke mereka. Bayarkan jaminannya," tandasnya lagi.
(mrs/vit)











































