Seperti dirangkum detikHealth pada Rabu (26/11/2014), berikut ini bagian-bagian tubuh manusia yang nyatanya juga bisa dimanfaatkan oleh larva lalat tersebut untuk bersemayam atau sekadar bersembunyi.
1. Telinga
|
Foto: Livescience
|
Dokter melepas alat bantu dengan si pasien dan menemukan cairan dengan bercak darah di telinganya. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan belatung tengah bergerak-gerak di rongga telinga. Kulit di sekitar gendang telinga pun rusak karenanya.
Larva itu pun dikeluarkan, lalu dokter memberikan antibiotik topikal pada pasien. Nyeri yang dirasaan hilang seketika dan beberapa hari kemudian gendang telinganya pulih seperti sedia kala.
2. Di bawah kulit
|
Foto: Youtube
|
Ma berada di Afrika selama enam bulan untuk bekerja. Rasa gatal sebenarnya sudah dirasakan sebelum kembali ke China, dan Ma pun sudah pergi ke dokter. Namun kondisinya tidak membaik. Setelah kembali ke China, rasa gatal itu tidak juga hilang.
Setelah bertahan dengan rasa gatalnya selama dua pekan, akhirnya Ma berobat ke RS Shenzhen Nanshan. Dokter kulit memeriksa luka nanah yang dialami Ma dan menyebut ada belatung yang bersemayam di kulit pria berkacamata itu. Akhirnya Ma menjalani prosedur bedah minor untuk mengeluarkan belatung-belatung di bawah kulitnya. Total ada 20 belatung hidup yang berhasil dikeluarkan.
3. Perut
|
Illustrasi: Thinkstock
|
Namun, sepulangnya dari Afrika dan menemukan bekas gigitan di perutnya, betapa terkejutnya Catherine saat suaminya berhasil mengeluarkan larva lalat Tumbu dari dalam perutnya. Setelah dibawa ke RS, dokter mengatakan bahwa belatung yang ada di perut Catherine berasal dari larva lalat Tumbu yang sering bersembunyi di bawah kulit seseorang untuk memakan daging.
Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk mengambil delapan belatung dari perut Catherine. Total, ada 14 ekor belatung yang bersemayam di perut Catherine sepulangnya ia dari Afrika.
4. Hidung
|
Foto: Youtube
|
Menurut dokter, pria yang tak disebutkan namanya itu mengidap myasis hidung di mana rongga hidung dan sinus yang bersangkutan dipenuhi dengan larva lalat yang kemudian menetas menjadi belatung. Untuk mengeluarkan 50 ekor belatung, dibutuhkan waktu kurang lebih dua jam.
Jika tak segera ditangani, belatung itu busa mengunyah dan menghancurkan tulang serta jaringan lunak di wajah, hidung, dan mata. Akibatnya, bisa terjadi infeksi pada mata dan otak, bahkan bisa memicu meningitis dan berujung pada kematian.
Halaman 5 dari 5











































