Lantas bagaimana bila ada orang yang terlahir tanpa satu ligamen pun di tubuhnya? Inilah yang terjadi pada Lucy Foran. Gadis berumur 20 tahun itu hanya diberitahu bila di dalam tubuhnya tak ditemukan satu ligamen atau jaringan penghubung antarsendi sekalipun.
Masing-masing sendi di tubuh Lucy akan mengalami dislokasi atau terputus sebagian atau secara keseluruhan karena tak ada penghubung di antara kedua ototnya. Kondisi ini tentu menyakitkan, serta menyulitkan Lucy untuk menggerakkan tubuhnya, apalagi berlari atau bahkan melompat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun yang membuat Lucy dan keluarganya kebingungan adalah dokter mengklaim penyakit yang diidap Lucy begitu langka, sehingga mereka tak dapat memberikan diagnosis yang tepat untuknya. Karena itulah selama ini keluarga Lucy hanya menyebut kondisi gadis malang ini dengan namanya, 'Sindrom Lucy'.
Kendati begitu, Lucy tampak bersemangat setiap kali menjalani fisioterapi untuk memperkuat otot-ototnya, meskipun rasanya sungguh menyakitkan. Padahal terapi ini juga harus ia jalani setiap hari.
"Saya kagum dengan ketabahan Lucy dalam mentolerir kesakitan yang dirasakannya. Tak semua orang bisa menghadapi apa yang dialami Lucy," puji sang terapis, Melissa Loche seperti dikutip dari 7 News, Kamis (27/11/2014).
Loche menambahkan perjuangan ini tak sia-sia karena pada akhirnya Lucy bisa berjalan seperti orang normal. Ia pun mengaku sangat bangga dengan pencapaian pasiennya itu.
Kini Lucy tengah giat-giatnya mencari pasien lain yang terlahir dalam keadaan yang sama dengannya. Salah satunya lewat berbagai sesi wawancara yang ia lakukan di sejumlah media di Australia.
"Saya akan menjadi gadis paling bahagia di dunia bila saja saya mengetahui ada orang yang mengalami hal yang sama dengan saya," tuturnya.
Hal ini pun diamini oleh tim dokter yang menangani Lucy. Menurut mereka, jika Lucy merasa tak sendiri, ini akan membantunya bertahan hidup bersama penyakit mengenaskan tersebut.
"Tapi saya beruntung karena saya selalu didukung oleh keluarga yang tak peduli dengan keadaan tulang-tulang saya," tutupnya.
(iva/vit)











































