Diungkapkan dr Benedictus Megaputera SpOT, MSi, nyeri punggung yang terasa saat bangun tidur umumnya disebabkan karena selama tidur, otot-otot tubuh tidak mengalami relaksasi dan pemulihan.
Kondisi ini juga dipengaruhi beberapa hal di antaranya ketinggian bantal, pemilihan alas tidur, suhu ruangan, pakaian, kondisi pikiran dan kesehatan, maupun makanan dikonsumsi sebelum tidur, demikian dikatakan dr Ega, begitu ia akrab disapa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait posisi tidur, dr Ega menegaskan bahwa tidur dengan posisi miring tidak berpengaruh langsung terhadap struktur tulang belakang. Justru, pengaruh yang ditimbulkan langsung terhadap otot-otot punggung kita. Lalu, bagaimana posisi tidur yang dianjurkan agar struktur tulang belakang tetap baik?
"Posisi tidur yang baik adalah posisi tidur yang bisa membuat otot-otot tubuh rilaks saat tidur sehingga membuat kita segar saat bangun dari tidur. Untuk tidur yang baik diperlukan alas tidur dan posisi tidur yang baik pula. Pilih alas tidur atau kasur yang tidak terlalu lunak," kata dokter yang praktik di Siloam Hospital Surabaya ini.
Alas tidur atau kasur yang terlalu lunak diungkapkan dr Ega justru dapat menyulitkan tubuh untuk bergerak atau berpindah posisi di saat tidur. Akibatnya, otot-otot tubuh justru akan terasa pegal-pegal saat bangun dari tidur. Maka dari itu, dr Ega menyarankan pilihlah alas tidur yang permukaannya tidak akan berubah bentuk bila kita tidur di atasnya.
"Nah, untuk penggunaan alas kepala atau bantal memang dipengaruhi oleh kebiasaan. Tapi sebaiknya ketinggian bantal dipilih sesuai kenyamanan karena hal ini akan membantu relaksasi otot-otot sekitar leher," pungkas dr Ega.
(rdn/vit)











































