Eit Jangan Salah, Seseorang Bisa Saja Dehidrasi Saat Musim Hujan

Eit Jangan Salah, Seseorang Bisa Saja Dehidrasi Saat Musim Hujan

- detikHealth
Rabu, 10 Des 2014 09:53 WIB
Eit Jangan Salah, Seseorang Bisa Saja Dehidrasi Saat Musim Hujan
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Di luar sedang hujan dan di dalam kantor makin dingin karena semburan air conditioner (AC) membuat pekerja kantoran jadi lupa minum. Jangan salah sangka ya, meski sedang musim hujan atau berada di dalam ruangan dingin, seseorang bisa saja dehidrasi lho.

dr Sophie Yolanda M.Biomed dari Departemen Ilmu Faal Fakultas Kedokteran UI menjelaskan kebutuhan cairan tergantung pada usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik setiap orang. Namun biasanya kebutuhan cairan pada musim kemarau lebih banyak daripada musim hujan.

"Karena pada cuaca panas tubuh akan lebih banyak berkeringat dan cairan tubuh yang keluar dari keringat perlu digantikan oleh asupan cairan. Komposisi cairan tubuh yang keluar melalui keringat terdiri dari air dan elektrolit atau ion," kata dr Sophie kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (10/12/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr Sophie, risiko dehidrasi saat musim hujan mungkin terjadi meskipun tidak sebesar di musim kemarau. Risiko ini muncul karena tubuh tetap kehilangan cairan melalui kulit dan pernapasan, atau dikenal sebagai insensible water loss. Selain itu, cairan tubuh juga hilang melalui urine yang lebih sering keluar.

"Karena kita lebih sedikit berkeringat, kita lebih jarang merasa haus pada musim hujan, sehingga meningkatkan resiko dehidrasi," sambung dr Sophie.

Lalu bagaimana gejala dehidrasi? Umumnya ditandai dengan peningkatan rasa haus, bibir dan kulit kering, warna urine yang lebih gelap/pekat, rasa mengantuk, kelelahan tanpa sebab, serta pusing atau sakit kepala.

Agar tidak dehidrasi, meskipun sedang musim hujan, dr Sophie menganjurkan untuk minum sesuai dengan kebutuhan cairan harian, yakni 2-3 liter per hari untuk orang dewasa. Agar tidak 'lupa' minum, maka Anda bisa menggunakan botol air yang volumenya sesuai dengan kebutuhan cairan tubuh harian dan harus dihabiskan dalam waktu 1 hari.

"Atau selalu minum cairan setiap sehabis buang air kecil," kata dr Sophie memberikan tips.

Bila Anda banyak melakukan aktivitas fisik, asupan cairan tentunya harus ditambah sesuai dengan cairan tubuh yang hilang. "Pada aktifitas fisik, sebaiknya kita minum sebelum timbul rasa haus, dan minuman yang dikonsumsi sebaiknya yang komposisinya mirip dengan cairan tubuh dan cepat diserap oleh tubuh agar tubuh terhindar dari dehidrasi," tutup dr Sophie.

(vit/up)

Berita Terkait