Kemarin (30/12) sempat beredar informasi di media sosial mengenai adanya percobaan penculikan di Emporium Pluit Mall, Jakarta. Menanggapi hal ini, pihak manajemen mal melakukan klarifikasi.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa seorang wanita yang diperkirakan berusia 25 tahun mencoba menculik gadis cilik saat tengah di eskalator. Melihat si penculik menggandeng paksa anaknya, ibu gadis ini berulang kali berteriak memperingkatkan si penculik. Namun ia bergeming dan baru melepas gandengan tangannya saat si ibu nekat mendorongnya dengan stroller.
"Kami selaku pengelola Emporium Pluit Mall langsung melakukan pengecekan terhadap CCTV dan melakukan investigasi atas kejadian yang disebutkan dalam pemberitaan yang ada di Detikcom tanggal 30 Desember 2014," ungkap Adv. Promotion & Public Relation Senior Manager Emporium Pluit Mall, Priscilla L. Moningka, dalam surat klarifikasi yang diterima detikHealth, Rabu (31/12/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, karyawan yang bersangkutan mengaku bahwa ia hanya berinisiatif menolong anak perempuan yang berusia lebih kurang di bawah 5 (lima) tahun tersebut. Menurutnya gadis cilik ini sedang bermain-main di tangga eskalator naik menuju lantai 2 (dua) tanpa digandeng oleh orang tuanya, lantas ia berinisiatif menggandengnya supaya anak tersebut tidak terjatuh.
"Setelah mendapat teguran dari ibu anak tersebut, wanita tersebut langsung meminta maaf dan tidak menyangka kalau niat baiknya untuk menolong disalahartikan sebagai niat untuk menculik," tulis Priscilla.
Sampai berita ini diturunkan, wanita tersebut masih bekerja di tenant yang dimaksud oleh pihak manajemen mal.
"Menyikapi kejadian tersebut di atas, kami selaku pengelola mal menyarankan untuk setiap orang tua yang membawa anak kecil ke tempat umum untuk tidak membiarkan putra/putri bermain-main di eskalator/lift, selalu memegang tangan putra/putri saat menggunakan eskalator/lift. Bila ada hal-hal yang dirasa mencurigakan agar segera melapor ke pihak security agar segera bisa ditindaklanjuti," pesan Priscilla.
(ajg/up)











































