Kementerian Pertanian (kementan) mengatakan sampai saat ini masih belum jelas di mana tepatnya bakteri Listeria mengontaminasi apel impor asal Amerika Serikat (AS). Hanya saja sebagai langkah pencegahan, pengawasan apel impor AS yang masuk ke Indonesia telah ditingkatkan.
Spesialis lambung dan pencernaan, Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) mengatakan letak Listeria pada kasus apel impor memang masih belum diketahui. Bakteri bisa saja hanya sampai mengontaminasi kulit atau mungkin juga bisa sampai daging buah.
"Perlu informasi dari peneliti bagian pertanian untuk penjelasan bakteri tersebut ada di bagian mana," kata dr Ari ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Selasa (27/1/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bakteri kan bisa mencemari buah dari air, udara, atau dari tumpukan makanan yang dikirim melalui paket. Kalau virus atau bakteri flu kan menyebarnya melalui udara, tapi kalau bakteri listeria ini mencemarinya lewat makanan," ungkap dr Ari.
Dalam keterangan tertulis Kementerian Kesehatan RI, Listeria umum ditemukan di tanah, makanan ternak hasil fermentasi, dan feses hewan. Penelitian menunjukkan manusia juga sebetulnya memiliki Listeria di perut namun dalam jumlah kecil di usus.
Meski ada secara alami di usus, mengonsumsi makanan yang tercemar bisa merusak keseimbangan bakteri dan bisa menimbulkan diare. Orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah terutama dikatakan dr Ari sangat berisiko terserang.
(up/up)











































