Kondisi semacam ini lumrah ditemukan pada mahasiswa di penjuru dunia. Jadwal kuliah yang padat dan tugas seabrek menyebabkan para mahasiswa rentan jatuh sakit hanya karena kurang tidur. Bahkan hal serupa juga ditemukan di kampus seelit University of East Anglia (UEA) di Norwich, Inggris.
Baca juga: Per 1 Agustus, Pemerintah Korsel Izinkan Karyawannya Tidur Siang Agar Sehat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jam tidur kami sangat terbatas, karena kami harus juggling dengan kehidupan perkuliahan. Namun dengan adanya fasilitas ini, kami bisa 'mengisi ulang baterai' kami sebelum akhirnya menyelesaikan semua tugas yang diberikan seharian," ungkap salah satu mahasiswa yang mengelola ruangan khusus ini, Holly Staynor, dikutip dari Dailymail, Senin (9/2/2015).
Staynor kemudian menjelaskan bahwa di sela pergantian kelas, setiap mahasiswa berhak menyewa ruangan ini untuk tidur siang selama 40 menit. 40 menit disepakati oleh pihak kampus sebagai durasi tidur siang yang ideal.
Baca juga: Pentingnya Istirahat, Idealnya Tiap Kantor Punya Napping Room
"Kita tahu tidur siang dapat meningkatkan kewaspadaan, menambah kapasitas memori otak, dan ini terbukti dapat membantu kami mendapatkan nilai akademis yang memuaskan," lanjut Staynor.
Ruangan ini dilengkapi dengan bantal-bantal besar (bean bags), ranjang seukuran sofa, bantal anti-mikroba, penutup mata, hingga tirai yang berwarna gelap untuk memudahkan mahasiswa terlelap sejenak di sana.
Agar tidak disalahgunakan, ruangan yang dapat disewa dari siang hingga pukul 6 sore ini juga dilengkapi oleh CCTV. Tentu saja ini juga untuk mengantisipasi mahasiswa nakal yang bolos dari kelas hanya untuk tidur siang.
Baca juga: Genjot Produksi, Pabrik di Tiongkok Izinkan Buruh Tidur Siang
(iva/up)











































