Selasa, 10 Feb 2015 10:38 WIB

Bukan Ganti Kelamin, Pria ini Punya Rahim Karena Kondisi Langka

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Manchester -

Seperti kita tahu, rahim, ovarium dan vagina merupakan organ reproduksi yang hanya dimiliki oleh kaum hawa. Namun baru-baru ini di Inggris ditemukan seorang pria yang mempunyai rahim. Apakah pria ini pernah berganti kelamin?

Beberapa waktu lalu dunia sempat digemparkan dengan sosok Thomas Beatie, pria pertama di dunia yang pernah mengandung dan melahirkan. Pria ini ternyata seorang transgender yang memutuskan untuk tetap mempertahankan rahimnya walaupun berganti jenis kelamin, sehingga ia bisa melahirkan tiga buah hatinya dengan sang istri.

Baca juga: Lelaki Ini Ingin Angkat Rahim Setelah 3 Kali Melahirkan

Namun pria yang satu ini dipastikan bukan transgender. Ia hanya mengeluh sejak remaja di urine-nya sering ditemukan darah, dan setiap selesai berhubungan intim, ia akan merasakan nyeri di sekujur tubuhnya.

Mengira terkena kanker, ia pun memeriksakan dirinya. Oleh dokter kemudian ia diminta menjalani scan MRI. Dari situ justru terungkap hal yang mengejutkan, karena ternyata pria yang hanya diketahui berumur 37 tahun tersebut memiliki satu set organ reproduksi wanita, mulai dari rahim, serviks, tuba falopi hingga ovarium.

Tak heran bila ia kemudian dapat merasakan menstruasi dan PMS (pre-menstrual syndrome), bahkan memiliki kemungkinan untuk berbadan dua.

Diduga pria ini mengalami kondisi langka yang disebut dengan 'Persistent Mullerian duct syndrome' (PMDS). PMDS terjadi karena tubuh seseorang gagal memproduksi atau merespons hormon tertentu saat dirinya masih berbentuk janin dalam kandungan.

Sebenarnya setiap janin memiliki cikal-bakal dari rahim yang disebut dengan 'Mullerian duct'. Namun bila kelamin si janin berkembang menjadi laki-laki, maka tubuhnya akan memproduksi hormon yang dapat mencegah terjadinya proses perkembangan rahim itu tadi.

Sedangkan pada pengidap PMDS, tubuhnya tidak memproduksi hormon penghilang rahim tadi. Akibatnya 'Mullerian duct' mereka berkembang betulan menjadi rahim yang berfungsi dengan baik. Di samping itu hormon ini tidak berdampak terhadap perkembangan alat kelaminnya, karenanya tampak luar pasien memiliki alat kelamin pria pada umumnya, namun di dalam tubuhnya terdapat organ reproduksi wanita yang dapat berfungsi dengan baik.

Baca juga: Coba Kelabui Tes Kesehatan, Pak Sopir di Mesir Ketahuan 'Hamil'

Pria yang dirahasiakan identitasnya ini tentu terkejut mendengar keterangan dokter. Namun yang paling ia khawatirkan adalah kondisi itu akan mempengaruhi kehidupan seksualnya, apalagi kini ia sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita.

"Saya hanyalah pria biasa, pria yang memiliki kehidupan seks yang normal. Saya tentu terkejut dengan kenyataan ini," tuturnya kepada The Sun, dan dikutip dari Metro.co.uk, Selasa (10/2/2015).

Baca juga: Tak Menstruasi Hingga Usia 19 Tahun, Hayley Ternyata Punya Genetik Pria

Beruntung dokter mengatakan pria ini bisa hidup sebagai laki-laki seutuhnya walaupun muncul gejala seperti menstruasi dan PMS pada dirinya. Rencananya ia akan menjalani tindakan histerektomi atau operasi pengangkatan seluruh organ wanita yang dimilikinya di Manchester University Hospital.

(lil/up)