Mengidap Sindrom Langka, Bayi Ini Tak Pernah Bisa Menangis

Mengidap Sindrom Langka, Bayi Ini Tak Pernah Bisa Menangis

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 23 Feb 2015 09:31 WIB
Mengidap Sindrom Langka, Bayi Ini Tak Pernah Bisa Menangis
Washington DC, AS -

Seorang bayi di Amerika serikat terlahir dengan sindrom langka yang membuatnya tidak pernah bisa menangis. Otaknya terlalu lembut sehingga tidak mampu memerintah berbagai sistem organ yang penting dalam tubuhnya.

Tate, bayi berusia 5 pekan dari pasangan Yasmin dan Michael Burley ini didiagnosis mengidap Miller-Dieker Lissencephaly syndrome. Sindrom langka ini membuat otak bayi yang lahir dengan berat bada hanya 1,7 kg ini tidak pernah berkembang.

"Dia tidak mempunyai tonasi otot dan tidak mempunyai peluang untuk bertahan hidup melewati masa kanak-kanak. Saya sudah berhubungan dengan beberapa keluarga dan tidak ada yang melewati umur 5 tahun," kata ibunya, Yasmin seperti dikutip dari NYdailynews, Senin (23/2/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Kisah Martin, 'Koma' Selama 12 Tahun Akibat Penyakit Misterius

Keluarga Burley yang menggalang dana untuk Brain and Mind Research Institute (BMRI) melalui situs crowd funding MyCause berharap akan ada penelitian tentang penyakit ini. Harapannya, tidak ada lagi keluarga lain yang menderita karena penyakit langka ini.

"Normalnya, bagian luar otak punya lapisan-lapisan dengna alur dan lipatan. Orang dengan lissencephaly punya otak abnormal yang lembut dengan alur yang lebih sedikit," tulis BMRI dalam salah satu keterangannya.

Meski dikatakan sebagai sindrom langka, Miller-Dieker syndrome hingga kini belum banyak diteliti sehingga jumlah kasusnya secara pasti belum diketahui. Penyebab pastinya juga masih samar, namun dipastikan ada yang tidak normal pada kromosom nomor 17.

Baca juga: Sindrom Langka: Umur Baru 29 Tahun, Wajah Seperti 80 Tahun

(AN Uyung Pramudiarja/AN Uyung Pramudiarja)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads