ADVERTISEMENT

Jumat, 13 Mar 2015 11:35 WIB

RS Rakyat Miskin

Di Rumah Sakit Ini, Orang Miskin Bisa Berobat Gratis

- detikHealth
RS Rumah Sehat Terpadu (Foto: Reza/detikHealth)
Parung -

Anggapan rakyat miskin dilarang sakit masih terdengar di masyarakat. Tingginya biaya pengobatan di rumah sakit melatarbelakangi munculnya anggapan tersebut.

Pemerintah Indonesia sendiri memang memiliki sistem Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun sistem pelayanan JKN yang menggunakan premi lebih mirip sistem asuransi dan masih banyak rakyat Indonesia yang belum mendaftar dan mendapatkan jaminan tersebut.

RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa bisa menjadi solusi bagi rakyat miskin yang sedang sakit namun tak memiliki biaya berobat. Dengan menggunakan dana zakat dan infaq masyarakat, RS milik Yayasan Dompet Dhuafa ini menyediakan pengobatan umum, spesialis hingga perawatan bersalin dan bedah bagi rakyat miskin secara cuma-cuma.

Kepala Bagian Humas RS Rumah Sehat Terpadu, Fariha, mengatakan bahwa RS yang berdiri sejak tahun 2012 memang dikhususkan bagi rakyat miskin atau kaum dhuafa. Bermodalkan dana zakat dan infaq, rakyat miskin yang ingin berobat di sini hanya cukup mendaftar sebagai peserta dan bisa menikmati pengobatan secara gratis.

Baca juga: Dinkes: 18 Puskesmas di DKI Jadi RS Biar Pasien Tak Berat di Ongkos

"Awalnya rumah sakit ini memang khusus untuk member Dompet Dhuafa ya, dalam artian mereka adalah kaum dhuafa yang tidak memiliki biaya untuk berobat namun sedang dalam kondisi sakit," tutur wanita yang akrab disapa Fia ini, ketika ditemui detikHealth di RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, Jl Raya Parung Km 42, Bogor, dan ditulis pada Jumat (13/3/2015).

Member yang dimaksud Fia adalah rakyat miskin yang sudah terdata dan terverifikasi oleh Yayasan Dompet Dhuafa. Tak khusus untuk kaum dhuafa yang ada di sekitar Bogor, Fia mengatakan bahwa pasien yang datang boleh berasal dari daerah mana pun di Indonesia.

Syarat untuk bergabung menjadi membernya pun sederhana. Pasien hanya diminta untuk membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dan mengisi formulir pendaftaran. Setelah itu, petugas dari Yayasan Dompet Dhuafa akan melakukan verifikasi untuk memastikan pasien benar-benar tergolong sebagai dhuafa.

Seiring berjalannya waktu, RS Rumah Sehat Terpadu kini tak hanya melayani rakyat miskin yang tergabung sebagai member. Per tanggal 1 Januari 2015 lalu, RST juga melayani pasien JKN ‎dan menjadi provider BPJS di tingkat rujukan.

"Jadi kami melayani pasien BPJS juga. Kalau bukan member tetap bisa berobat asalkan punya kartu BPJS, KIS, Jamkesda Bogor, ASKES atau Jamkesmas. Jadi kami dari masyarakat dananya dan peruntukkannya untuk masyarakat juga," tandasnya.

Baca juga: BPJS Tekankan Tidak Menolak Pasien, Tapi Tetap Sesuai Prosedur

 

(mrs/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT