Koma 9 Hari, Begitu Sadar Remaja Ini Jadi Gemar Memaki

Koma 9 Hari, Begitu Sadar Remaja Ini Jadi Gemar Memaki

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 17 Mar 2015 08:05 WIB
Koma 9 Hari, Begitu Sadar Remaja Ini Jadi Gemar Memaki
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Seorang remaja di Sheffield, Inggris mengalami perdarahan otak yang membuat nyawanya nyaris melayang. Ia kembali sadar setelah jatuh koma 9 hari lamanya, tapi ada perubahan drastis yang dialaminya.

Kai Thomas (15) dirawat di Sheffield Children sempat menjalani operasi untuk mengurangi tekanan di otaknya, pada Juni tahun lalu. Operasi tersebut membuatnya koma selama 9 hari. Sesaat setelah sadar, ia tidak mampu berbicara sama sekali.

Dalam beberapa hari berikutnya, kondisinya mulai pulih. Namun ada yang berubah, ia jadi gemar memaki. Selain itu ia juga jadi menyukai keju, makanan yang selama ini bukan menjadi favoritnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia jadi kecanduan keju dan tidak bisa berhenti memaki," kata ibunya, Tracey seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (17/3/2015).

Baca juga: Kisah Bocah Laki-laki yang Terkena Sindrom Doyan Makan Rambut

Menurut Tracey, anaknya sangat sopan sebelum jatuh sakit. Hingga akhirnya pada suatu hari di bulan Juni, Kai menggaruk kepalanya dan mengatakan bahwa kepalanya sakit. Tak lama sesudahnya, Kai mendadak kolaps.

Soal kegemaran memaki, dokter menjelaskan bahwa saat seseorang baru terbangun dari koma maka perilaku agresif lazim dijumpai. Namun demikian, belum seorang dokter pun yang bisa menjelaskan perihal kecanduan keju yang dialami Kai.

"Bisa jadi ada masalah fisik, kognitif, emosi, dan perilaku sebagai akibat cedera kepala. Tidak ada dua kasus yang sama," kata seorang juru bicara dari Headway, sebuah yayasan amal untuk cedera otak.

Baca juga: Masuk RS karena Tantangan Makan Sambal, Pria Ini Ketahuan Punya Tumor (AN Uyung Pramudiarja/AN Uyung Pramudiarja)

Berita Terkait