"Pastinya ketika gigi dipasangkan benda asing atau barang baru di dalam mulut membutuhkan adaptasi (penyesuaian). Sariawan, sedikit lecet atau rasa tidak nyaman untuk sementara waktu akan dialami karena adanya sedikit gesekan-gesekan yang terjadi antara kawat gigi dan mulut sebagai bentuk proses adaptasi," terang drg Oktri Manesa dari Oktri Manesa Dental Clinic dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Senin (13/4/2015).
Pemakaian kawat gigi memang bisa membuat gigi lebih cepat kotor maupun lebih cepat berlubang lantaran pembersihan yang kurang baik. Itu makanya, pasien yang memakai orthodontic harus lebih ekstra dalam menjaga kebersihan gigi dan mulutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya dokter gigi akan menyarankan untuk menggunakan peralatan khusus orthodontic kit yang memang dirancang secara khusus untuk pasien orthodontic, seperti ortho brush, interdental brush, ortho travel, wax dan dental floss," sambung drg Oktri.
Mereka yang menggunakan kawat gigi biasanya juga diinstruksikan untuk menghindari makan makanan yang keras-keras. Mengapa? Karena makanan keras memungkinkan kawat gigi dan karet akan lepas, tak cuma itu kawat juga bisa keluar dari jalurnya.
"Harus menjaga oral hygiene (kesehatan gigi dan mulut), lebih banyak konsumsi air putih, sayur dan buah agar lingkungan mulut tidak kering," saran drg Oktri.
Terkait kawat gigi warna-warni yang saat ini banyak digunakan, menurut drg Oktri, aman digunakan selama diberikan langsung oleh dokter gigi. Namun dia tidak bisa memastikan keamanan kawat gigi yang dijual secara online atau oleh ahli gigi di pinggir jalan.
drg Oktri menjelaskan, kawat gigi warna-warni yang aman umumnya berbahan titanium yang di-coating oleh warna warna lain. "Tentunya bahan warna yang aman untuk kesehatan mulut," imbuhnya.
Baca juga: Gigi Renggang, Perlukah Dirapatkan?
(Nurvita Indarini/Nurvita Indarini)











































