Dari sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim dari Cambridge University dan University College London, Inggris, ditemukan bahwa pria yang berprofesi sebagai pelari jarak jauh atau terbiasa ikut lari marathon maupun perlombaan lari jarak jauh mudah menarik perhatian wanita.
Baca juga: Para Pelari Maraton Paling Ekstrem, Aksinya Tak Sekadar Lari Biasa (1)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belakangan kami tahu bahwa mereka yang mampu berlari jarak jauh cenderung terpapar hormon testosterone dalam jumlah tinggi saat masih dalam kandungan," kata ketua tim peneliti, Dr Danny Longman seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (14/4/2015).
Lantas apa hubungannya dengan lari jarak jauh dan kemampuan memikat wanita? Ternyata mereka yang terpapar banyak testosterone di dalam rahim mempunyai efisiensi jantung yang lebih baik, sehingga dorongan seksualnya kuat. Selain itu, mereka memiliki jumlah sperma yang lebih banyak.
"Kecenderungan ini sebenarnya sudah terjadi sejak zaman manusia purba, di mana pria dengan daya tahan tubuh yang tinggi, atau mereka yang memiliki kemampuan berburu sambil berlari yang baik dianggap sebagai partner breeding (berkembangbiak) yang baik, karena bagaimanapun kemampuan ini dikaitkan dengan kemampuan mereka untuk mendapatkan makanan juga," terang Dr Longman
Hal ini diperkuat dengan panjang pendek jari para pelari marathon ataupun pelari jarak jauh. Setelah diamati, rata-rata jari manis mereka lebih panjang daripada jari telunjuknya, ini juga menandakan adanya paparan testosterone yang lebih besar saat dikandung badan.
Baca juga: Pilih Calon Suami? Lihat Baik-baik Panjang-pendek Jari Tangannya
Dr Longman menambahkan pelari jarak jauh juga memiliki nilai plus lainnya, seperti tingkat inteligensia serta kedermawanan yang tinggi. "Dengan kelebihan seperti ini, wanita tentu berharap keturunan mereka juga memiliki karakteristik yang sama," imbuhnya. (Rahma Lillahi Sativa/Nurvita Indarini)











































