Selain Terapi Hidrosefalus, Aisyah Juga Butuh Biaya untuk Operasi Gusi dan Mata

Selain Terapi Hidrosefalus, Aisyah Juga Butuh Biaya untuk Operasi Gusi dan Mata

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 24 Apr 2015 15:32 WIB
Selain Terapi Hidrosefalus, Aisyah Juga Butuh Biaya untuk Operasi Gusi dan Mata
Aisyah (Foto: dok detikHealth)
Jakarta - Bocah asal Cikarang Utara, Jawa Barat bernama Aisyah (4) yang diketahui mengidap hidrosefalus sejak lahir ini diceritakan oleh sang ibu, Sri (36) membutuhkan biaya untuk terapi tiap pekan. Namun selain itu, berbagai operasi dengan biaya tak menentu juga menantinya.

"Sejak lahiran anak saya sudah divonis hidrosefalus. Sempat tanya ke dokter, katanya dijelaskan karena toksoplasma," ungkap Sri saat berbincang dengan detikHealth, Jumat (24/4/2015).

Selain lahir dalam kondisi hidrosefalus, Sri menceritakan bahwa putri bungsunya tersebut kini juga memiliki langit-langit mulut, hidung, gusi dan bola mata kiri dengan kondisi yang tak sempurna. Bahkan saat masih berusia 3 bulan, Aisyah juga sempat menjalani operasi bibir sumbing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu itu Alhamdulillah dapat bantuan dari pemerintah untuk operasi. Dari lahir sampai sekarang total 3 kali operasi biayanya ya dibantu sama orang-orang. Saya minta donasi ke kampus-kampus, perusahaan-perusahaan, donatur. Ya pokoknya saya cari sendiri, datang sendiri," imbuhnya.

Selain harus kontrol tiap pekan ke RSUP Hasan Sadikin, Bandung, Sri juga menceritakan bahwa dengan kondisi fisik wajah Aisyah yang kurang sempurna, dokter pernah menyebutkan bahwa Aisyah harus menjalani operasi 'perbaikan' terlebih dahulu. "Targetnya nanti usia 7 tahun Aisyah operasi gusi. Dokter selama ini masih memberi terapi dulu untuk operasi mata, hidung, dan gusi. Nanti kalau sudah selesai dicek lagi. Jika memungkinkan bisa operasi hidrosefalus, ya dirujuk lagi," ungkap Sri.

Meskipun demikian, Sri mengaku belum ada jawaban atau solusi yang pasti dari tim medis untuk pengobatan Aisyah secara keseluruhan. Yang terpenting baginya, ia tetap akan mencari donasi untuk pengobatan rutin Aisyah ke RSUP Hasan Sadikin tiap pekan sambil mengumpulkan dana untuk operasi.

Penghasilan dari suaminya yang bekerja di sebuah toko ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari Sri, Aisyah, dan ketiga anaknya yang lain. Selama ini agar Aisyah tetap bisa berobat, Sri selalu pergi ke tempat-tempat tertentu mencari donasi. Mulai dari Senen, Jatinegara, hingga ke Pusat Perbelanjaan Tanah Abang. Ia juga selalu membawa Aisyah, agar tak dikira mengarang cerita.

"Jauh sih dari Cikarang, biasanya saya naik bus. Nanti saya ke toko-toko. Alhamdulillah selama ini dapat cukup donasi jadi Aisyah bisa berobat. Alhamdulillah juga Aisyah nggak rewel, mungkin dia tahu ibunya sedang cari uang untuk dia berobat. Saya ikhlas dan tidak pernah mengeluh, dapat berapapun saya terima. Saya percaya ada Allah SWT yang sudah mengatur semuaya," ungkap Sri.

Jika ada di antara pembaca detikHealth yang tergerak untuk membantu meringankan beban keluarga Aisyah, Anda bisa menyalurkan bantuan melalui rekening Bank BNI 0301888641 a/n Aisyah Amelia. Anda juga bisa datang langsung ke kediaman Aisyah di Jl Tanah Baru No. 170, RT 02/RW 02, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Anak Kena Hidrosefalus, Ibu Ini Keliling Senen dan Jatinegara Cari Donasi


(Ajeng Anastasia Kinanti/AN Uyung Pramudiarja)

Berita Terkait