Ingin Lakukan Skin Rejuvenation? Pastikan Usia Sudah di Atas 18 Tahun

Ingin Lakukan Skin Rejuvenation? Pastikan Usia Sudah di Atas 18 Tahun

Andara Nila Kresna - detikHealth
Senin, 27 Apr 2015 12:46 WIB
Ingin Lakukan Skin Rejuvenation? Pastikan Usia Sudah di Atas 18 Tahun
ilustrasi (foto: thinkstock)
Jakarta - Skin rejuvenation merupakan salah satu metode yang dapat dipilih untuk mencegah, menghambat atau memperbaiki kulit yang sudah mulai berubah akibat bertambahnya usia. Namun, metode yang juga dikenal dengan istilah tailor-made atau individualized therapy ini tak bisa dilakukan pada wanita di segala usia.

dr Heru Nugraha, SpKK menuturkan, pada dasarnya usia menjadi tolok ukur di mana seseorang bisa atau tidak melakukan perawatan kulit dan tubuh. “Tidak ada syarat khusus dalam menjalani program skin rejuvenation, semua usia dewasa di atas delapan belas tahun sudah bisa memulai program tersebut," kata dr Heru.

"Namun tentu harus disesuaikan dengan kondisi kulit dari masing-masing individu," ucapnya saat ditemui di Atrium Dharmawangsa Square City Walk, dan ditulis pada Senin (27/4/2015)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Timbul Keriput di Area Miss V, Normal atau Tidak?

Hal-hal yang dapat merusak kulit bisa berasal dari mana saja. Dalam keseharian, paparan radikal bebas juga bisa diperoleh dari berbagai sumber yakni sinar ultraviolet, polusi, asap rokok, stres, serta cuaca yang tidak menentu. dr Heru mengimbau sebelum mencoba tren yang ada, akan lebih baik jika mengumpulkan informasi dahulu dan mendiskusikannya dengan dokter spesialis yang kompeten dalam bidang tersebut.

"Hal ini menjadi penting karena setiap individu memiliki karakteristik kulit yang berbeda sehingga tailor-made skin rejuvenation sangat penting dan berguna bagi pasien,” kata dr Heru.

Untuk prosedur skin rejuvenation, ada beberapa metode yang bisa digunakan yakni menggunakan termal yaitu Radio Frequency (RF), kimiawi dengan krim perawatan wajah dan chemical peeling. Contoh chemical peeling yakni dengan penggunaan krim malam yang dapat memperbanyak asupan gizi ke kulit melalui pembuluh darah, membantu menyeimbangkan kadar minyak di kulit, membantu mengangkat sel kulit mati, membantu menyamakan warna kulit dan mencerahkan kulit.

Serum vitamin C yang mengandung antioksidan tinggi dan sunscreen juga dapat digunakan. Teknik lainnya dengan menggunakan sinar atau cahaya yaitu laser, teknik mekanik dengan dermabrasi dan microneedling, suntikan botox filler, bedah facelift atau mini facelift, serta kombinasi dengan serum intraceutical O2.

Baca juga : Jangan Takut, Dokter Sebut Stretch Mark Akibat Hamil Bisa Dicegah (Radian Nyi Sukmasari/Nurvita Indarini)

Berita Terkait