Ya, Rachelle dan Chris akhirnya mempunyai anak berkat bantuan temannya, Laurel Humes yang bertindak sebagai ibu pengganti. Melalui program bayi tabung, sperma Chris dan sel telur Rachelle disatukan kemudian 'ditanam' di dalam rahim Laurel.
"Hai semua, kenalkan ini Kaylee Rae Chapman yang lahir jam 10.48 setelah melalui proses jelang melahirkan selama 3 jam. Laurel sudah melakukan hal yang menakjubkan dan bekerja keras. Terima kasih atas hadiah yang paling indah yang pernah kami terima," tulis Rachelle di laman Facebooknya pada tanggal 26 April lalu, dan dikutip pada Kamis (30/4/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ibu Pengganti Terunik, Kecanduan Hamil Hingga 13 Kali Lahirkan Anak Orang
Pasalnya, selama ini Rachelle harus mengonsumsi obat untuk mengontrol tekanan darahnya yang berpotensi mengganggu pertumbuhan janin jika Rachelle hamil. Dengan kondisi fisik seperti itu, Rachelle memastikan bahwa ia tetap bisa merawat si kecil Kaylee dengan bantuan suami dan ibu mertuanya.
"Tidak ada yang meragukan ketika orang tua tunggal merawat anaknya. Sedangkan Kaylee, dia punya dua orang tua dan meski fisik saya seperti ini, saya yakin bisa merawat bayi saya dengan maksimal. Untuk merawat Kaylee, kami memang harus menjadi keluarga yang kompak," kata Rachelle.
Awalnya, Rachelle dan Chris berencana untuk memiliki dua orang anak. Tetapi, melihat apa yang sudah mereka lakukan untuk bisa memiliki Kaylee, pasangan ini pun berpikir bahwa satu anak saja sudah cukup. "Meskipun kami tidak tahu juga dalam waktu lima tahun ke depan kondisi kami akan seperti apa," ucap Rachelle.
Baca juga: Donor Sperma di Klinik Sendiri, Ilmuwan Jadi Ayah dari 600 Anak (Radian Nyi Sukmasari/Nurvita Indarini)











































